400 Anak Panah Ditemukan di Kafe Azis, Ahok: Itu Buat Apa? Mau Perang Artinya

0

TERASBINTANG.com –   Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengecam pemilik kafe Intan yang di dalamnya ditemukan 400 anak panah beracun pada Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di Kalijodo, Sabtu (20/2/2016) lalu.

Pemilik kafe Intan itu tidak lain adalah Daeng Abdul Azis, preman yang mengaku tokoh Kalijodo selama ini. Azis paling getol menantang Ahok dan sudah meminta dukungan kepada Komnas HAM dan DPRD DKI.

“Yang jelas, ada 400 anak panah itu buat apa? Itu kan mereka, orang-orang tertentu yang punya kafe, mau perang-perangan artinya,” kata Ahok di Balai Kota, Senin (22/2/2016).

Sekali lagi, Ahok menegaskan bahwa warga Kalijodo sebetulnya sudah menyadari bahwa mereka melanggar aturan. Hanya segelintir preman saja yang ngoton mau melawan rencana pemerintah provinsi DKI Jakarta.

“Selalu masalah di Jakarta itu, kamu perhatikan saja kali-kalinya. Mungkin enggak kali di-sheetpile (bangun dinding turap), kalau ada bangunan di atasnya? Enggak mungkin,” kata Ahok.

“Pasca-reformasi, euforia semua tanah kosong diduduki dan dipakai. Tetapi, setelah bercocok tanam, lahan itu malah diduduki dan dibuat rumah,” imbuhnya. (SUM)

KOMENTAR