Ablahu! Kiai yang Satu Ini Gelar Pengajian dan Tahlilan Bersama PSK Kalijodo

0

TERASBINTANG.com – Imej Kalijodo yang lekat dengan tempat prostitusi membuat tempat ini seakan jauh dari aktivitas keagamaan. Beberapa pemuka agama bahkan enggan pergi ke tempat ini karena menjauhi maksiat.

Namun berbeda dengan Kiai Slamat. Bagi kiai asal Demak ini, Kalijodo justru menjadi ajang amal. Pria 32 tahun yang biasa dipanggil Ki Kalijodo ini pun mengaku betah tinggal di Kalijodo.

“Baru aja 3 bulan, menggantikan pengurus sebelumnya yang sudah meninggal. Saya diminta warga di sini untuk ngurus masjid,” kata Slamet yang ditemui usai shalat Jumat di Kalijodo, Jumat (19/2/2016).

“Ya saya kan diminta datang kesini, karena memang buat ngurus memandikan jenazah, pemakaman sampai salat jenazah lainnya nggak ada yang mau, makanya saya di suruh tinggal di sini, tapi tahunya malah ada kayak gini,” imbuhnya.

Selama tinggal di Kalijodo, akunya, Slamat banyak mendapat pengalaman baru yang berbeda dengan apa yang dialaminya waktu masih di Demak. Di Kalijodo, kata dia, dia harus memahami kondisi dan situasi.

“Ya begitu, yang shalat-shalat, yang maksiat juga ada. Ada yang mereka perempuan-perempuan (PSK-red) yang datang shalat juga ada, yang laki-laki juga ada datang shalat juga,” tutur dia.

Bahkan, kata dia, pernah ada pria mabuk di depan masjid saat dirinya sedang salat. Tapi, ya dirinya megaku paham, bahwa dakwah di sini harus sabar. Tak hanya itu, Slamat juga mengaku sering mengadakan pengajian kepada para PSK. Menurut Slamet, PSK itu manusia biasa yang harus juga menjadi objek dakwah.

“Ya pernah si ada, paling juga yang laki-lakinya, kalau mabuk suka teriak-teriak, kan di sini juga sering tahlilan, pengajian juga sering. kita juga sering ngadain tahlilan dan selamatan bersama PSK Kalijodo,” pungkasnya. (SUM)

KOMENTAR