Adhyaksa Dault Merasa Mampu Kalahkan Ahok, Ini Alasannya

0
loading...

TERASBINTANG.com – Mantan Menpora Adhyaksa Dault hampir pasti akan maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta pada gelaran Pilkada 2017. Dari berbagai kajian tim, Adhyaksa pun sudah merasa mampu mengalahkan Ahok sebagai patahana yang dalam beberapa survei selalu unggul.

Survei terbaru dilakukan CSIS. Survei yang dilakukan pada 5-10 Januari ini menempatkan Adhyaksa pada rangking 4 bursa cagub DKI, Sementara Ahok kokoh di rangking pertama. Elektabilitas Adhyaksa saat ini terpantau 4,25 persen, cukup jauh dari Ahok yang elektabilitasnya 43,25 persen.

Namun, survei itu bagi Adhyaksa ternyata menjadi bukti bahwa Ahok akan kalah. Tak hanya itu, survei itu juga menjadi bukti bahwa dirinya bisa dan mampu mengalahkan patahana yang disebut-sebut akan mencalonkan diri dari jalur independen itu.

“Saya melihat ada peluang, incumbent Pak Ahok itu elektabilitasnya 43 persen itu rendah. Karena incumbent dengan modal dasar 43 persen berarti mayoritas rakyat Jakarta tidak ingin beliau kembali,” kata Adhyaksa, Jumat (29/1/2016).

Sebaliknya, Adhyaksa merasa surprise masuk di ranking 4 karena sampai saat ini belum deklarasi. “Kalau saya surprise juga masuk empat besar padahal saya belum deklarasi. Kalau dibandingkan dengan Pak Ridwan Kamil atau Ibu Risma mereka kan sudah setahun lebih karena mereka kan pejabat,” jelasnya.

Dia mencontohkan kasus Risma. Saat itu, elektabilitas Risma sebelum Pilkada mendapai 70 persen. Karena itulah lawannya sudah ciut dan terbukti dia menang. “Kalau waktu Ibu Risma incumbent disurvei 70 persen sehingga orang tidak berani melawan karena modal dasarnya elektabilitas 70 persen,” imbuhnya.

“Jadi kalau Februari atau April nanti disurvei turun, itu jadi perhatian besar bagi incumbent,” pungkasnya. (SUM)

loading...