Ahok Sudah Jadi Tersangka, Lukman Hakim Pertanyakan Urgensi Demo Lanjutan

0

TERASBINTANG.com – Menteri Agama Lukman Hakim Sjaifuddin mempertanyakan urgensi demo yang akan digelar pada 25 November maupun tanggal 2 Desember mendatang. Pasalnya, kata Lukman, jika yang dituntut adalah proses hukum kasus penistaan agama, seharusnya masalah sudah selesai, sebab proses hukum terus berjalan di Kepolisian.

Ia pun menghimbau kepada umat Islam untuk menghormati proses hukum yang tengah berjalan dengan baik di Bareskrim. “Ini kan Polri sudah mengusut kasus penistaan agama dan kita perlu mengapresiasi hal itu. Menurut saya, apa masih perlu demo tanggal 2 Desember? Jadi malah saya menanyakan apa masih benar diperlukan,” ujar Lukman, Jakarta Pusat, Senin (21/11).

Namun demikian, tentu pemerintah mempersilakan umat Islam menyuarakan aspirasinya bila memang itu diperlukan. Hanya saja yang harus dipastikan dari aksi tersebut, kata Lukman, harus benar-benar steril dari kepentingan dan tunggangan politik pihak tertentu. Sehingga, demo berjalan dengan penuh tanggungjawab  sesuai aturan yang berlaku.

Demo yang berkedok Bela Islam III ini dikonsolidasi oleh gerakan nasional pengawal fatwa (GNPF MUI) soal penistaan agama yang menyeret Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Aktivis GNPF MUI yang juga Juru Bicara FPI, Munarman, memastikan aksi berjalan damai karena hanya menggelar shalat Jumat di kawasan tersebut.

Ia menyebut aksi damai tersebut akan dilakukan dengan shalat Jumat bersama dengan posisi imam berada di Bundaran Hotel Indonesia.

KOMENTAR