Ahok Tantang KPK dan BPK untuk Buktikan Kesalahannya Terkait Kasus Dugaan Korupsi Sumber Waras

0
loading...

TERAABINTANG.com — Kasus dugaan korupsi kasus Sumber Waras proses hukumnya sampai saat ini masih terus bergulir di lembaga anti rasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yakin kalau dirinya bisa mempertangungjawabkan kasus Sumber Waras. Bahkan mantan bupati Belitung Timur tersebut menantang KPK dan BPK untuk membuktikan kalau dirinya memang bersalah.

“BPK, KPK saya suka. Kita berdebat, asal semua pertanyaannya terbuka dan bisa dibuktikan,” kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Selasa (12/1).

Pria yang kerap marah-marah terhadap bawahannya itu lebih lanjut mengatakan, publik juga dipersilahkan untuk mencari-cari keburukannya selama menjadi pejabat publik. Wabil khusus selama mengemban amanah mengurus Jakarta.

“Sampai-sampai nanti mereka dalam hatinya berpikir, ini orang setengah dewa atau apa ya. Semua harta saya diperiksa dari tahun 1999, darimana saja aliran dananya,” tandas Ahok.

Kasus ini bermula ketika Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membeli lahan milik Yayasan Kesehatan Sumber Waras (YKSW) senilai Rp 800 miliar pada anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Perubahan tahun 2014.

Bersasarkan penelusuran BPK, proses pembelian itu dinilai tidak sesuai prosedur lantaran Pemprov DKI membeli dengan harga jauh lebih mahal dari seharusnya.

Akibatnya, kasus Sumber Waras inj mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 191 miliar. Temuan ini kemudian diusut oleh KPK.

(Wa)

loading...