Ahok Tersangka, Kenapa Orang-orang Ini Begitu Ngotot Gelar Demo Lanjutan?

0

TERASBINTANG.com – Meski Kepolisian sudah menetapkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai tersangka, namun Imam besar FPI Rizieq Shihab, Ketua MUI Ma’ruf Amin, Ketua GNPF MUI Bachtiar Nasir dan aktivis Ratna Sarumpaet berkumpul di AQL Center, Jalan Tebet Utara 1, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (18/11). Pertemuan tersebut membahas aksi Bela Islam III pada 2 Desember 2016.

Kenapa mereka ngotot betul menggelar aksi?

Jubir FPI Munarman mengatakan, karena Ahok tidak ditahan oleh kepolisian, padahal Ahok sudah menjadi tersangka. Munarman pun memberikan beberapa alasan mengapa Ahok harus segera ditahan oleh Polri.

Menurut Munarman, penahanan ini penting karena: Pertama, karena Ahok sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama dengan ancama penjara 5 tahun sesuai pasal 156a KUHP. Kedua, ahok berpotensi melarikan diri walaupun sudah dicekal Mabes Polri. Ketiga, berpotensi menghilangkan barang bukti lainnya. Keempat, berpotensi mengulangi perbuatan sesuai dengan sikap arogannya selama ini.

Kapolri Tito Karnavian sebelumnya sudah mencium aroma demo lanjutan yang akan kembali digelar orang-orang ini. Tito menilai masyarakat tidak perlu lagi turun ke jalan dan melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran seperti 4 Nivember lalu. Sebab, menurutnya, kasus hukum Ahok sudah ditangani secara baik di Kepolisian. Apalagi saat ini, Ahok sudah jadi tersangka.

“Jadi, kalau ada yang mau turun ke jalan lagi, untuk apa? Jawabannya gampang, kalau ada yang ngajak turun ke jalan lagi, apalagi membuat keresahan dan keributan, cuma satu saja jawabannya, agendanya bukan masalah Ahok. Agendanya adalah inkonstitusional dan kita harus melawan itu karena negara ada langkah-langkah inkonstitusional,” tutur Tito.

 

KOMENTAR

loading...