Ajaibnya Jantung Muhammad Ali Berdetak Meski Sudah Meninggal

0

TERASBINTANG.com — Kejadian ajaib mewarnai kepergian petinju legendaris Muhammad Ali. Hana Ali, putri almarhum mengatakan bahwa jantung sang ayah sempat berdenyut bahkan setelah organ tubuhnya sudah tak bekerja atau sudah dinyatakan mati.

Hana Ali melalui akun media sosial Twitter mengatakan bahwa jantung sang ayah tetap berdenyut selama kurang lebih 30 menit setelah organ yang lainnya sudah gagal berkerja.

“Perasaan kami semua jelas sakit. Tapi, kami senang sebab ayah sekarang bebas. Kami coba untuk tabah dan menghapus air mata di telinganya dan berkata ‘Kamu bisa pergi sekarang’. Kami akan baik-baik saja, Kami sayang padamu. Terima kasih, sekarang kamu bisa pergi kembali ke Tuhan,” kicau Hana.

“Semua orang di sekelilingnya memberi pelukan, ciuman, memegang tangannya serta merapalkan doa dalam islam. Semua organnya sudah mati, tapi jantungnya tetap berdetak tidak berhenti selama 30 menit. Jantungnya tetap berdetak,” kata Hana

“Tidak ada orang yang terlihat seperti itu. Penyataan jelas dari kekuatan semangatnya. Terima kasih untuk semua cinta dan dukungannya,” kicau Hana Ali.

Selama hidup, Muhammad Ali menjadi juara dunia kelas berat sebanyak 3 kali ini. Keberadaannya menjadi inspirasi bagi sejumlah petinju dunia. Muhammad Ali juga menginspirasi banyak orang lewat kata-katanya.

Muhammad Ali meninggal dalam usia 74 tahun pada hari Jumat, 3 Juni 2016 lalu. Muhammad Ali meninggal karena gegar septik. Muhammad Ali memiliki nama asli Cassius Marcellus Clay. Dia lahir pada 17 Januari 1942. Ali mengubah nama aslinya tersebut setelah dia bergabung dengan Nation of Islam dan pada akhirnya memeluk agama Islam pada tahun 1975.

Pada tahun 1999, Muhammad Ali dianugerahi Sportsman of the Century oleh Sports Illustrated. Muhammad Ali lahir di Lousville, Kentucky, Amerika Serikat.

Juru bicara keluarga Ali, Bob Gunnell mengatakan, pemakaman Muhammad Ali akan dilaksanakan pada Jumat pekan depan. Pihak keluarga sepakat menunda pemakaman yang sedianya digelar secara pribadi pada Kamis, jadi sehari ditunda.

Mantan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton, jurnalis olahraga Bryant Gumbel dan komedian Billy Crystal rencananya akan memberikan eulogi pemakamannya. Kabarnya hal itu adalah permintaan Ali sebelum meninggal.

KOMENTAR

loading...