Akhirnya, Cabai Rawit Turun ke Harga Normal

0

TERASBINTANG – Harga cabai rawit yang belakangan ini melambung akhirnya akan turun. Setalah diketahui penyebab melambungnya harga, pasokan cabai ke pasar induk kembali melimpah dan membuat harga turun.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Agrobisnis Cabai Indonesia (AACI), Abdul Hamid mengatakan, di beberapa sentra produksi sudah ada yang panen dan mampu menurunkan harga cabai rawit merah dari sekitar Rp 130.000/kg menjadi Rp 80.000/kg.

“Cabai rawit merah sudah mulai panen. Yang sudah mulai panen itu Blitar, Kediri, Jember, kemudian Jawa Barat sebagian wilayah juga sudah, belum lagi Probolinggo dan wilayah lainnya. Sebenarnya di akhir Februari itu yang panen hanya 30%, jadi akan terus murah,” kata dia, Minggu (19/3/2017).

Faktor lain yang menyebabkan pasokan mulai banyak adalah banyak petani cabai keriting yang beralih menanam cabai rawit merah. Sehingga, cabai rawit merah yangn melambung itu kembali turun.

“Mereka berpindah tanam cabai rawit merah saat harganya mahal. Semakin banyak yang tanam pada saat panen jadi berlimpah, otomatis jadi murah lagi harganya. Jadi menurut saya sampai bulan ke 5 dan 6 tahun ini akan terus turun harganya,” tuturnya.

Hamid yakin penurunan harga cabai rawit merah akan mencapai titik terendah pada bulan suci Ramadan yang jatuh pada bulan Mei-Juni mendatang. Diprediksi harga jual eceran cabai rawit merah bisa mencapai Rp 15.000/kg. (SUM)

loading...