Akom Luruskan Opini Sesat yang Menghalang-halangi Revisi UU Terorisme

0

TERASBINTANG.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Ade Komaruddin mengatakan, revisi UU 15/2003 tentang Tindak Pidana Terorisme semata-mata dalam rangka untuk lebih mengefektifkan pemberantasan aksi teror. Namun begitu, DPR tetap akan memperhatikan aspek hak asasi manusianya.

Ade pun meminta semua pihak untuk tidak beropini yang justru menggiring pada surutnya upaya pemberantasan terorisme.

“Kadang kita nggak sadar diri bahwa yang dilakukan untuk melindungi kita tapi kita merecoki aparat. Perlindungan aparat perlu dukungan dari kita. Bukan dalam perang kesana tapi dalam berikan dorongan dan semangat. Mereka lakukan harus sesuai prosedur yang ada,” paparnya di Jakarta, Senin (28/3).

Saat ditanya apakah dirinya setuju jika Densus 88 diberikan sanksi apabila melanggar HAM dalam menjalankan tugasnya, Ade berpendapat persoalan itu perlu pembahasan lebih mendalam. (fk)

KOMENTAR