Amien Rais Disebut Mau Mewakili Tuhan dan Tidak Sensitif Pada Masalah Sosial

0

TERASBINTANG.com– Amien Rais tersinggung terhadap pernyataan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) soal surat Al Maidah ayat 51. Amien bahkan mengaku terhina atas ucapan Ahok di Kepulauan Seribu.

“Saya sebagai seorang Muslim, sangat-sangat tersinggung dan terhina dengan ucapan Ahok bahwa ayat 51 Surah al-Maidah digunakan untuk membohongi masyarakat,” ujar Amien Rais di Harian Republika edisi 28 Oktober 2016 lalu.

Pernyataan Amien Rais sangat disesalkan oleh Abdillah Toha yang tulisannya dimuat di Republika online. Dia tak menyangka orang sekelas Amien Rais masih berpandangan sempit seperti tokoh agama yang minim wawasan keilmuan.

“Sangat disayangkan tokoh sekaliber AR dengan pendidikan tinggi dan pernah menduduki jabatan-jabatan sangat terhormat di negeri ini mempunyai kesamaan dengan banyak Muslimin awam dalam cara memandang yang, menurut saya, tidak tepat tentang esensi Islam,” katanya.

Pandangan Amien Rais dan sejumlah pemuka agama kelas bawah seolah mau membela Tuhan dan jadi algojo-Nya. Padahal jelas-jelas Tuhan tak membutuhkan pembelaan.

Tuhan bisa membinasakan seketika yang menjadi musuh-musuhNya dalam hitungan detik. Tak perlu dibela oleh Amien Rais.

“AR rupanya ingin mewakili fungsi pengadilan dunia dan akhirat. Bukankah ketika yang dinista langit seharusnya kita biarkan langit yang menghukum?”ungkapnya.

“AR rupanya ingin mewakili fungsi pengadilan dunia dan akhirat. Bukankah ketika yang dinista langit seharusnya kita biarkan langit yang menghukum?.”

Amien Rais, lanjut Abdillah Toha, seharusnya lebih marah pada ketidakadilan sosial ketimbang mau mewakili amarah Tuhan. Turunnya agama sejarusnya untuk memanusiakan manusia. Kemiskinan, ketimpangan pendidikan, human trafficking dan masalah-masalah sosial lainnya, seharusnya lebih menjadi perhatian Amien Rais.

“AR lebih marah dan lebih tidak sabar ketika ada yang menghujat Tuhan daripada penyebab timbulnya ketidak-adilan di masyarakat. Hal ini memang telah menjadi ciri dari berbagai ulama dan awam pengikutnya yang menyebut diri sebagai pembela Islam,” katanya

KOMENTAR

loading...