Amnesti Internasional Minta Presiden Jokowi Cabut UU Penistaan Agama

0

TERASBINTANG.com — Organisasi Amnesti Internasional meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencabut Undang-Undang Penistaan Agama. Itu karena undang-undang tersebut telah banyak memakan korban dan mengancam kebabasan beragama di Indonesia.

Di era kepemimpinan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudoyono, tercatat sebanyak 100 orang dibui memanfaatkan UU penistaan agama. UU itu menyatakan bawah setiap pelaku tindak penistaan agama, akan dibui maksimal selama lima tahun. Dan dalam UU tersebut, pelaku yang bersiul disaat shalat juga dianggap melakukan tindak penistaan agama.

“Kami telah mencatat lebih dari 100 orang yang dibui karena mengekspresikan keyakinan mereka secara damai,” ungkap Wakil Direktur Program Asia Pasifik Amnesti Internasional, Rupert Abbott.

Dia juga mengatakan, era pemerintahan Presiden Jokowi seharusnya momen yang tepat untuk mengubah trend dengan membuka era baru yang lebih memberi menghormati Hak Asasi Manusia (HAM).

“Semakin berkurangnya ruang bagi kebebasan beragama di Indonesia selama 10 tahun terakhir benar-benar mengkhawatirkan. Pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Joko Widodo memiliki kesempatan untuk mendobrak hal tersebut. Hal ini tidak boleh dilewatkan,” kata Abbott.

KOMENTAR