Anak Buah SBY Marah Disentil Isu Proyek Listrik Mangkrak, Kok Bisa? Ini Jawabannya

0

TERASBINTANG.com.com – Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tampaknya marah betul dengan ulah Presiden Joko Widodo yang mengutak-atik kasus 34 proyek pembangkit listrik mangkrak di era-nya. Kemarahan SBY ini bisa dilihat dari perilaku anak buahnya di media sosial. Salah satunya adalah Andy Arief. Setidaknya, kegusaran SBY terhadap langkah Presiden Jokowi tercermin dari sikap dan perilaku anak buahnya itu.

Dalam cuitan Twitter pribadinya, Andy termasuk salah satu loyalis SBY yang begitu getol membela dan pasang badan, apapun isu dan resikonya. Bila berhadapan dengan Andy Arief, jangan coba-coba mengkritik SBY. Semua bisa habis. Begitulah kira-kira.

Dalam isu 34 proyek pembangkit listrik, dalam kaca mata Andy Arief, adalah cara Jokowi menjegal Agus Harimurty, leading di Pilgub DKI. Padahal, kata Andy, proyek tersebut dibangun SBY dengan susah payah, meski ujungnya mangkrak. “99 persen infrastruktur dan pembangkit listrik diresmikan pak Jokowi dibangun susah payah oleh SBY,” katanya.

Pernyataan Andy ini langsung menuai kecaman dari netizen, lantaran banyak sekali proyek yang dibangun era SBY yang jadi bangkai tak berguna. Misalnya, proyek pembangunan pusat olahraga di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Bila kenyataannya memang mangkrak hingga dugaan skandal dalam proses pembangunannya, kenapa anak buah SBY reaktif dan terkesan marah?

Pengamat politik Madjid Politika, Firmansyah menganggap kemarahan SBY dalam kasus tersebut sangat bisa dipahami. “Ya marah lah. Gimana gak marah, proyek gede mangkrak begitu saja. Apalagi ini ada dugaan merugikan negara triliunan. Negara dirugikan, rakyat dirugikan. Ini bukan isu kecil. Kalau Jokowi mengungkap kasus tersebut melalui KPK, ini pasti akan menimbulkan kemarahan,” katanya

Hanya saja, Firman menyarankan anak buah SBY seperti Andy Arief untuk tidak terlalu reaktif menanggapi isu tersebut. Apalagi ini adalah kasus hukum. Proses penyelesaiannya harus melalui mekanisme hukum. “Kalau terlalu reaktif nanti publik lama-lama malah makin curiga, ini ada apa, gitu kan? Jika SBY gak bersalah gak akan diapa-apain kok. Biarkan ini masuk proses hukum. Ini belum masuk KPK aja uda marah-marah. Bagaimana nanti kalau sudah benar-benar diproses,” katanya.

Menurut Firman, jangan sampai SBY mencari-cari kasus lain yang sebenarnya sudah dianggap clear. Misalnya kasus pencurian kayu. Ini kasus lama dan sudah dianggap selesai dan Jokowi tidak terlibat. “Jangan cari-cari kasus lain yang sekiranya bisa mengimbangi isu skandal proyek listrik. Ini bisa blunder. SBY harus hati-hati di situ,” katanya.

Pasalnya, dalam cuitannya itu, Andy arief juga meminta kasus pencurian kayu di Solo beberapa tahun lalu diusut, seperti kasus pembangkit listrik. Padahal, kasus tersebut sudah dianggap selesai, dan tidak ada bukti yang menunjukkan keterlibatan Jokowi. (za)

KOMENTAR