Ancam Independensi, Wacana Komisioner dari Parpol Lemahkan KPU

0
loading...

TERASBINTANG – Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Pemilu mewacanakan penambahan keanggotaan KPU berasal dari unsur partai politik. Wacana tersebut muncul usai Pansus RUU Pemilu melakukan kunjungan kerja ke Jerman dan Meksiko beberapa waktu lalu.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Juri Ardiantoro mengatakan, jika komusioner KPU dari Parpol, independensi penyelengga pemilu patut dipertanyakan. Sebab, parpol yang sebagai kompetitor dalam pemilu, pasti akan membawa kepentingannya ke KPU. Akhirnya, kata dia, KPU akan lemah.

Ada unsur keberpihakan dalam wacana memasukkan unsur parpol pada penambahan anggota komisioner KPU. Keberpihakan itu mengarah kepada beberapa pihak tertentu.

“Karena KPU sekarang ingin menunjukkan kepada semua pihak, termasuk kepada DPR dan pemerintah bahwa lembaga ini harus kuat dan tak bisa dipengaruhi pihak manapun. Jadi mestinya parpol harus memahami hal itu jika ada keinginan untuk memasukkan orang parpol ke dalam lembaga ini,” kata Juri di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Jumat (24/3).

Juri menyayangkan tidak ada parpol yang menantang keras wacana itu. Padahal, kata dia, ketika satu parpol sangat ingin memasukkan anggotanya ke dalam KPU, maka parpol lain bisa jadi dirugikan dengan keinginan itu.

“Parpol lain  harus curiga ada apa kok satu pihak ingin sekali ada di dalam KPU.  Bukankah itu menjadi pintu masuk untuk persoalan baru jika nanti ada kepentingan parpol di dalam lembaga penyelenggara pemilu,” tuturnya. (SUM)

loading...