Aneh! Polri Tancap Gas Usut Kasus Ahok, FPI Malah Mencla-mencle, Maunya Apa?

0

TERASBINTANG.com – Kapolri, Tito Karnavian, tak habis pikir dengan sikap yang ditunjukkan Front Pembela Islam (FPI) dalam kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Betapa tidak, FPI minta pemeriksaannya oleh penyidik Polri ditunda.

Padahal, diakui Tito, Polri sejauh ini sudah memanggil sejumlah saksi, ahli, dan pelapor dalam kasus ini. Tapi giliran Polri mengundang dan meminta perwakilan FPI untuk bersaksi, malah minta waktu dan belum bisa menghadiri sesuai panggilan.

“Kami maunya cepat (selesaikan kasus Ahok). Tapi FPI  malah minta ditunda,” kata Tito di Depok Jabar, Senin (31/10). Menurut Tito, FPI minta pemeriksaannya dilakukan pada Selasa atau Rabu pekan ini.

Ia pun meminta supaya para pelapor atau saksi yang dihadirkan Polri agar kooperatif. Kalau bisa, katanya, pelapor datang sendiri ke Polri untuk dimintai keterangan. Hal ini dialkukan, lagi-lagi, supaya kasus ini segera tuntas. “Kalau bisa, tanpa dipanggil, bisa langsung datang,” katanya.

Tito menegaskan bahwa Polri tidak akan tumpul kepada siapapun dalam penegakan hukum. Laporan apapun yang masuk, katanya, akan dipelajari dan ditindaklanjuti.

Sebelumnya, Ahok diduga melecehkan agama karena mengutip Surat AlMaidah 51 dalam pidatonya di hadapan warga Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu. Kasus ini bak bola liar yang membanjiri wacana media. Berbagai Ormas dan organisasi sosial lainnya ramai-ramai bereaksi keras.

Namun, kata Tito, ada pula yang melaporkan bahwa laporan tersebut bermotif politik. Apalagi kasus tersebut bersamaan dengan momen Pilkada DKI 2017. Namun, apapun itu, POlri, kata Tito tetap menjaga profesionalitas kerjanya dalam menangani kasus. (wa)

KOMENTAR

loading...