Anies Baswedan:  3.000 Guru Siap Mengajar di Daerah Terpencil

0
loading...

TERASBINTANG.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan mengirim 3.000 tenaga pengajar ke sejumlah daerah di Indonesia. Anies Baswedan mengungkapkan bahwa program Guru Garis Depan itu juga akan membantu masalah kekurangan tenaga pengajar di daerah terpencil.

Saat ini, Kemendibud punya program Sarjana Mengajar di Daerah Terluar, Terdepan, dan Terpencil (SM3P); serta program Indonesia Mengajar, “Program guru terdepan ini bukan berarti mereka ditempatkan di daerah perbatasan, tapi di daerah sulit dan terpencil,” kata Anies, di Ambon, Jumat (29/1/2016).

Para guru yang akan ikut program tersebut merupakan alumni dari SM3P dan Indonesia Mengajar, “Jadi mereka ini sudah pernah menjadi guru di sana (daerah terpencil). Jadi mereka telah komitmen untuk menjadi guru permanan sepanjang karir mereka,” ujar Anies, yang juga pelopor gerakan Indonesia Mengajar.

Anies menerangkan, untuk tahun ini ada sebanyak 3.000 orang guru yang telah siap untuk ditempatkan di sejumlah daerah terpencil di Indonesia.

Tahun sebelumnya, Kemendikbud juga telah mengirim sebanyak 798 orang ke beberapa daerah terpencil.

“Tahun lalu itu ada 798 orang yang ikut program ini. Mereka dilepas oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara dan untuk tahun ini ada 3.000 yang akan ikut program ini,” sebutnya. (Rs)

loading...