Antasari Ngaku Dapat Ancaman Pembunuhan Setelah Dapat Grasi

0
loading...

TERASBINTANG.com – Setelah mendapatkan grasi bebas penuh dari Presiden Joko Widodo, mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar mengaku mendapat ancaman pembunuhan dari orang tak dikenal sedikitnya dua kali. Ancaman tersebut, kata Antsari diterima melalui adiknya.

“Tiba-tiba ada orang lewat ngasih tisu di mejanya. Begitu dibuka tisu itu tulisannya ‘Anda adiknya Antasari tolong pesan ke kakak Anda hati-hati jangan bicara sembarangan’,” aku Antasari dalam acara dialog di sebuah stasiun televisi swasta yang tayang pada Senin (30/1/2017) malam.

Namun, Antasari menyayangkan adiknya tak sempat menyimpan tisu itu sebagai alat bukti karena merasa tertekan waktu itu. Di hari yang sama, adiknya salat Jumat di Masjid Sunda Kelapa dan lagi-lagi mendapat ancaman, kali ini lebih spesifik mengancam nyawa.

“Ketika turun (dari Masjid) penjaga sepatu tanya ‘Bapak adiknya Antasari ya? Tadi waktu Bapak taruh sepatu ada orang datang ke sini, kurus tinggi kumisnya tipis. Dia tanya tolong nanti waktu Bapak itu ambil sepatu tolong kasih pesan sama kakaknya bicara jangan macam-macam, dia sayang nyawa nggak’,” kata Antasari mengutip cerita adiknya.

Antasari mencurigai ancaman itu datang dari orang yang tidak suka dirinya mendapat grasi bebas dari presiden. “Orang yang tidak senang sikap saya setelah menerima kepres dengan grasi ini, takut terbuka kelakukannya,” jawab Antasari tanpa merinci lebih jauh.

Diketahui, Pada Februari 2010 Antasari divonis bersalah sebagai otak pembunuhan berencana atas pengusaha Nasrudin Zulkarnaen dan dihukum 18 tahun penjara, sebelum akhirnya mendapat pengampunan atau grasi dari Presiden Joko Widodo pekan lalu.

loading...