Atasi Terorisme, Pengamat Politik UI: Prioritaskan Revolusi Mental

0
loading...

TERASBINTANG.com – Pemerintah dan DPR sudah sepakat akan merevisi undang-undang antiterorisme sebagai upaya untuk mengatasi ancaman terorisme di Indonesia. Revisi UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Terorisme itu bahkan sudah masuk ke prolegnas tahun 2016.

Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI), Mohammad Nasih mengatakan, selain meredam lewat revisi undang-undang, yang juga perlu diprioritaskan adalah mewujudkan revolusi mental. Revolusi mental sendiri adalah visi Presiden Jokowi yang dimaksudkan untuk mengubah struktur mental masyarakat lewat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Yang perlu diprioritaskan adalah pembangunan kualitas SDM melalui pendidikan untuk revolusi mental. Kalau SDM bagus, tidak akan ada warga negara yang ikut-ikut paham aneh-aneh itu,” kata Nasih kepada Terasbintang, Rabu (27/1/2016).

Nasih yang juga dosen pascasarjana UI itu mengatakan, mengatasi terorisme juga dengan terus membangun perekonomian rakyat. Menurutnya, kekuatan ekonomi akan membuat masyarakat punya pendirian kokoh tentang pemahaman keagamaannya.

“Jika ekonomi baik, maka tawaran material dari luar negari tidak akan menggiurkan mereka,” imbuhnya. (SUM)

loading...