Awas! Pendukung Cagub Muslim Kembali Sebarkan Fitnah Alias Hoax

0
loading...

TERASBINTANG.com – Warga Jakarta khususnya peselancar sosial media kembali dijamu dengan isu hoax dan fitnah yang sangat keji. Di berbagai group WhatsApp dan Facebook hari ini, beredar sebuah screenshoot pernyataan yang menyebut bahwa di Kecamatan Penjaringan, baru dua hari dibuka pendaftaran pemilih baru tambahan (DPTb), sudah ada sekitar 3.000 orang yang mendaftar sebagai pemilih baru dan kebanyakan berisi orang-orang Cina.

Berikut bunyi lengkap fitnah yang beredar luas di sosial media:

“Warning untuk para pejuang di Penjaringan dan Jakarta Utara baru dua hari dibuka pendaftaran untuk putaran kedua, kecamatan Penjaringan sudah bertambah 3.000 pemilih baru dengan dasar E-KTP dan hampir kebanyakan China. Kelurahan Pejagalan paling banyak ada 1.000 orang. Waspada teman-teman penjaringan, habisnya blanko e-KTP selama ini ternyata terbukti didahulukan untuk mereka semua. Kejahatan yang tersistematis.”

Belum diketahui siapa yang pembuat tulisan tersebut, tapi yang jelas fitnah ini sengaja dibuat untuk menyudutkan paslon nomot urut 2, yakni Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat.

Padahal setelah diperiksa data yang sebenarnya sebagaimana dirilis KPUD, hingga sore ini, pemilih baru yang terdaftar di Jakarta Utara secara keseluruhan baru mencapai 1.356 pemilih baru dari enam kecamatan di Jakarta Utara. Apabila dirincikan, 203 pemilih di Kecamatan Cilincing, 75 pemilih di Kecamatan Koja, 70 Pemilih di kecamatan Kelapa Gading, 1.008 pemilih di kecamatan Penjaringan.

Bahkan untuk Kecamatan Tanjung Priok dan Kecamatan Pademangan belum ada sama sekali pendaftar alias nihil.

Sangat mungkin tulisan fitnah tersebut dibuat oleh orang-orang yang selama ini mendambakan Gubernur Muslim alias pendukung setianya Anies-Sandi yang selama ini memang gencar-gencaran memainkan isu SARA.

loading...