Azyumardi Azra Akui Kekhawatiran Kapolri Soal Upaya Teroris Dompleng Demo 212 Tak Berlebihan

0

TERASBINTANG.com – Intelektual Islam Azyumardi Azra mengaku paham dengan kehawatiran Kepala Kepolisian RI, Jenderal Polisi Tito Karnavian, yang mengaku ada pihak-pihak tertentu yang ingin mendompleng demo bela Islam III pada 2 Desember besok. Salah satunya adalah dari anggota jaringan teroris Internasional Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Bebagian dari kelompok ini bahkan datang dalam demo 4 November kemarin dan sempat berencana melancarkan teror, namun akhirnya gagal karena aparat dapat mencegahnya. Polri hingga saat ini masih terus melakukan penangkapan terhadap sel-sel terorisme di bergaia daerah yang ingin memanfaatkan demo 2 Desember.

Menurut Azra, apa yang dikhawatirkan Kapolri sangat wajar dan sama sekali tidak berlebihan. Pasalnya, memang ada pihak-pihak atau ormas-ormas keagamaan yang ingin Indonesia seperti Suriah. Mereka membuat kekacauan di mana-mana, yang ujung-ujungnya, makar.

“Kalau ada kehawatiran dari Kapolr,i itu memang betul, ada pihak yang ingin Indonesia seperti Suriah,” kata Profesor Sejarah Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu.

Azra mengatakan, kemampuan Jenderal Tito mendeteksi gerakan radikal bahkan terorisme yang membahayakan keamanan negara memang harus diakui. Menurutnya, Tito memang expert di bidang tersebut. Bahkan, Azra mengaku sudah membaca disertasi Kapolri dalam bidang gerakan radikalisme dan terorisme.

“Saya tahu betul latar belakang intelektual pak Kapolri. Beliau memang ahli betul dalam soal ini. Kebetulan saya baca disertasinya beliau bagus sekali ya. membahas soal radikalisme dan terorisme,” katanya.

“Jadi beliau memang ahlinya di situ. Saya kira kalau dia hafal siapa-siapa dan gerakan teroris, beliau memang ahli dalam soal ini, baik dalam ranah akademik maupu di lapangan,” pungkasnya. (za)

KOMENTAR

loading...