Balada Ridho Rhoma, dari Putra Mahkota Raja Dangdut Hingga Narkoba

0

TERASBINTANG – Ridho Rhoma sempat mengguncanag panggung musik Indonesia. Lagu-lagu karyanya diminati penikmat dangdut tanah air. Tak salah bila pria yang sudah menghasilkan enam karya musik dan bermain di tiga film layar itu digadang-gadang sebagai putra mahkota sang raja dangdut.

Namun, Sabtu (25/3), menjadi hari yang membalikkan sejarah Ridho. Setelah diamati selama satu bulan oleh polisi, putra raja dangdunt Rhoma Irama itu ditangkap polisi karena mengkonsumsi narkoba jenis sabu.

Ridho ditangkap polisi pukul 04.00 WIB dan berdasarakan penyelidikan terbukti positif menggunakan narkoba. Polisi menyatakan ia ditangkap setelah pesta narkoba.

Barang bukti yang disita polisi saat penangkapan adalah satu paket sabu yang baru saja dia beli dan uang tunai Rp1,8 juta, satu paket Keytamin, dan satu unit mobil sedan Honda bernimor B.1240.ZAA, satu buah alat hisap bong.Ia ditangkap bersama rekannya berinisial MS, seorang pekerja swasta di Hotel Ibis, Pesing, Jakarta Barat. Roycke menyebut polisi telah sebulan lebih membuntuti Ridho dan rekannya itu.

Ridho disangkakan dengan pasal 112 ayat 1 subsidair pasal 127 juncto pasal 132 ayat 1 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotik. Ancaman maksimal pasal ini adalah 4 tahun.

Sementara MS disangkakan pasal 114 ayat 1 subsidair pasal 112 ayat 1 juncto pasal 132 ayat 1 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotik dan atau pasal 62 UU nomor 5 tahun 1997 tentang psikotropika. Ancaman kedua pasal adalah minimal 5 tahun dan 20 tahun maksimal.

Kasus ini tak hanya mencoreng nama baik Ridho, tapi juga mengubah segala persepsi tentang dirinya. Seorang putra mahkota raja dangdut, yang menjadikan musik sebagai dakwah Islam, ternyata terjerat kasus narkoba. Inilah balada Ridho Roma.  (SUM)

loading...