Bantah Tuduhan Demokrat, Polri: Pengusutan Kasus Sylvi Murni Penegakan Hukum

0
loading...

TERASBINTANG.com – Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul membantah tudingan Partai Demokrat yang menyebut pengusutan kasus Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sylviana Murni dipaksakan. Martinus menegaskan, pengusutan kasus dugaan korupsi dana masjid Al Fauz di kantor Walikota Jakarta Pusat yang menyeret nama Sylvi murni demi penegakan hukum.

“Dalam kasus Sylvi ini, kita tidak melihat bahwa ada proses terkait politik. Ini murni suatu laporan yang perlu ditindaklanjuti oleh Polri,” ujar Martinus di auditorium PTIK, Jakarta, Selasa (31/1/2017).

Berdasarkan hasil penyelidikan, ternyata ada temuan awal bahwa ada dugaan unsur korupsi dalam pembangunan masjid Al Fauz dan pengelolaan dana hibah untuk Kwarda Pramuka DKI Jakarta.

Dalam kasus ini, polisi juga tidak hanya memeriksa Sylvi. Totalnya sudah ada lebih dari 20 orang yang diperiksa sebagai saksi. Dalam pemeriksaan itu, penyidik mengumpulkan barang bukti untuk membuktikan adanya suatu tindak pidana.

“Barang bukti ini akan mendukung sangkaan-sangkaan yang ada dan dari sangkaan ini dibentuklah siapa tersangkanya,” kata Martinus.

Sylvi diperiksa sebagai saksi dalam korupsi pembangunan Masjid Al Fauz pada Senin (30/1/2017). Martinus mengatakan, dari Sylvi, diketahui bagaimana penggunaan anggaran dan pertanggungjawaban saat dia menjabat sebagai wali kota Jakarta Pusat.

“Bagaimana penerimaannya, bagaimana usulan-usulannya, siapa saja yang terlibat di sana,” kata Martinus.

loading...