Banyak Mudharatnya, MUI Kembali Minta Umat Islam Tak Perlu Turun Jalan 2 Desember

0

TERASBINTANG.com – Wakil Ketua MUI Pusat Zainut Tauhid meminta umat Islam untuk tidak kembali turun ke jalan 2 Desember terkait kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Pasalnya, kata MUI, jika aksi tersebut dilakukan justru akan banyak mengundang mudharat daripada manfaatnya.

“Karena menurut pendapat MUI melakukan demo itu lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya,” kata Zainut Tauhid, dikutip dari  detikcom, Selasa (22/11).

Apalagi, menurut Zainut, demo bukanlah satu-satunya media penyampaian aspirasi. Ada banyak cara lain yang lebih baik, misalnya melakukan lobi-lobi dan musyawarah. “Saya kira itu akan lebih efektif dan memberikan citra positif bagi pendidikan demokrasi bangsa Indonesia,” imbuhnya.

Menurut Zainut, kasus Ahok sudah ditangani secara baik di meja hukum, sehingga upaya-upaya di luar kerangka penegakan hukum sangatlah tidak baik dilakukan oleh umat Islam. Bahwa Ahok hingga saat ini belum ditahan, kata Zainut, itu adalah bagian dari proses hukum yang harus dilalui

“Proses hukum masalah ini masih cukup panjang sehingga dibutuhkan kesabaran, kekuatan dan kesungguhan. Sehingga keputusan hakim di pengadilan nanti benar-benar sesuai dengan rasa keadilan masyarakat,” ujar Zainut, Rabu (16/11) lalu.

Wacana Makar

Sebelumnya Kapolri Jenderal Tito Karnavian mencium upaya makar yang akan dilakukan oleh kelompok massa pada tanggal 25 November. Upaya ini dilakukan dengan cara mengutus sejumlah orang ke DPR dan kemudian menguasainya. Dengan demikian, maksud dan tujuan mereka mendatangi DPR adalah menguasainya.

Selain itu, demo yang akan digelar pada 2 Desember mendatang juga dilarang oleh Polri karena mengganggu ketertiban umum. Pasalnya, demo bela Islam III itu akan dengan dengan cara shalat jumat di sepanjang jalan Sudirman-Thamrin.

KOMENTAR