Banyak WNA Langgar Kebijakan Bebas Visa, IDN: Itu Artinya Aparat Bekerja

0
loading...

TERASBINTANG.com – Pengamat Indonesia Democracy Network (IDN), Amir Wata menilai, kebijakan bebas visa memang punya resiko pelanggaran dan pnyalahgunaan. Namun, sejauh ini, ia menilai aparat penegak hukum dan imigrasi sudah cukup serius mengusut kasus palanggaran tersebut.

“Pelanggaran itu pasta ya. Dalam hal apapun. Tapi kalau aparat tegas, saya rasa gak ada masalah. Kinerja aparat dalam mengusut kasus ini saya kira cukup bagus,” katanya.

Sebelumnya, anggota DPR RI yang juga Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini meminta agar pemerintah melakukan evaluasi serius terhadap kebijakan pembebasan visa kepada 169 negara. Pasalnya, sejak kebijakan tersebut diluncurkan, banyak sekali peanggaran-pelanggaran hukum yang terjadi. Menurutnya, WNA kerap menyalahgunakan izin tinggalnya masuk ke Indonesia untuk kepentingan lain.

Menurut Amir, kebijakan bebas visa itu sebenarnya adalah untuk menggenjot ekonomi masyarakat dan negara serta memperluas lapangan pekerjaan, memperlebar ruang pariwisata, dan sebagainya. “Artinya, kita jangan hanya melihat dari aspek pelanggarannya saja. Lihat juga dari sisi ekonomi, baik apa tidak. Urusan pelanggaran biarlah hukum yang bekerja di situ,” katanya.

Selama ini, kata Amir, Direktorat Jenderal Imigrasi dan jajaran daerahnya menggencarkan razia dan penangkapan warga negara asing (WNA), yang menyalahi izin tinggal di Indonesia. Secara total, sepanjang tahun ini sebanyak 2.698 WNA ilegal ditindak.

“Sepanjang aparat penegak hukumnya bekerja. Saya rasa pelanggaran semacam ini wajar saja.

 

loading...