Bayar Rp200 Juta dengan Janji Perkara Beres, Ivan Haz Merasa Ditipu Temannya Sendiri

0

TERASBINTANG.com – Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Fannya Safriansyah (Ivan Haz) sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian dalam kasus dugaan penganiayaan pembantu rumah tangga (PRT). Ia diduga melakukan pemukulan terhadap pembantunya bernama Toipah (20) saat berada di Lift Apartemen Ascot 29 September 2015 lalu.

Namun, sebelum kasus itu ditangani polisi dan ditetapkan sebagai tersangka, ternyata anggota DPR di Komisi Pertanian dan Perkebunan itu sudah mengeluarkan uang tidak sedikit untuk mengamankan kasusnya.

Kuasa hukum Ivan Haz, Tito Hananta mengungkapkan, Ivan Haz menyerahkan Rp 200 Juta kepada temannya sendiri yang pada saat itu menjanjikan penyelesaian perkara. Seorang teman Ivan itu didampingi oleh seorang konstitusi Ivan. Tapi ternyata, dua orang itu penipu karena kasusnya tetap berlanjut.

“Ivan kaget begitu mendapat panggilan untuk diperiksa, karena mengira laporannya sudah dicabut,” kata Tito di Jakarta, Rabu (2/3/2016).

Menurut Tito, cara penyelesaian yang dijanjikan temannya itu adalah damai dengan korban. Ivan diminta bayar uang Rp 200 juta kepada korban, maka dia akan mencabut laporannya di kepolisian.

“Ivan orangnya terlalu baik dan mudah percaya, sehingga ketika ada orang yang mengaku membantu, dia percaya saja,” jelasnya.

Ivan sama sekali tidak menyangka ternyata uang itu tidak sampai kepada korban. Karena itu, saat ini, Ivan akan melaporkan temannya itu ke polisi.

“Kita sedang koordinasi untuk kumpulkan bukti, ada bukti transfer sebanyak dua kali kepada orang tersebut,” tegasnya. (SUM)

KOMENTAR

loading...