Bikin Suasana Sejuk, 10 Ribu Ulama Bakal Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan bangsa

0

TERASBINTANG.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan mengumpulkan 10 ribu ulama dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk turut mendinginkan suasana pasca unjuk rasa 4 November 2016 lalu.

Ketua DPP PKB Syaifullah Maksum mengatakan, pengumpulan para ulama itu dalam rangka kegiatan Silaturrahmi Nasional (Silatnas) Ulama Rakyat dengan tema ‘Doa untuk Keselamatan Bangsa’. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Sabtu (12/11) di Jakarta. Acara ini akan diikuti sekitar 10 ribu perwakilan ulama dari seluruh Indonesia.

“PKB sengaja mengumpulkan ulama dari seluruh Indonesia untuk bersama-sama berdoa guna keselamatan bangsa Indonesia. Kita juga meminta partisipasi ulama untuk turut membantu mendinginkan suasana di Tanah Air agar lebih kondusif,” kata Syaifullah, dikutip dari detikcom, Kamis (11/11).

Syaifullah mengatakan, keikhlasan ulama dalam mendoakan bangsa Indonesia keluar dari persoalan-persoalan yang melanda situasi nasional diharapkan berdampak positif bagi kesejukan konstelasi politik di Indonesia.

“Ulama masih memiliki peran dominan dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat. Beruntung, masyarakat Indonesia yang tinggal di desa-desa dan sebagian di perkotaan karena masih mendengar nasihat-nasihat yang disampaikan para ulama,” katanya.

“Kami dan para ulama rakyat bersama-sama ber-mujahadah dan berdoa untuk keselamatan bangsa dengan mengharapkan ridho Allah SWT. Kami sangat yakin Allah SWT akan menolong bangsa Indonesia keluar dari berbagai persoalan yang sedang mendera bangsa Indonesia,” tambahnya.

Syaifullah juga mengatakan, selain berikhtiar untuk mewujudkan situasi yang damai dan kondusif, masyarakat dan bangsa Indonesia harus bersama-sama ikut melaksanakan doa bersama.

“Insya Allah dengan doa para ulama yang hadir dalam silatnas tersebut bangsa ini secara bertahap keluar dari permasalahan pelik yang terus menerus menghantam, dan pemerintah dapat kembali fokus bekerja menciptakan kemakmuran bangsa,” katanya.

KOMENTAR