Bocoran Wikileaks: Bos Majalah Playboy Berkali-kali “Membeli” Imam Besar FPI Habib Rizieq

0

TERASBINTANG.com – Wikileaks, situs pembocor rahasia negara, membocorkan perilaku petinggi Front pembela Islam (FPI) dalam permainan aksi vandalisme dan duit dengan mengatasnamakan agama. Bocoran ini membuka mata kita mengenai siapa dan apa sebenarnya kepentingan di balik manuver FPI selama ini.

Situs ini membuka kedok ‘permainan’ duit Bos Playboy dengan FPI. Sumber informasi ini datang langsung dari Ponti Carolus Pandean, bos PT Velvel Silver Media, penerbit Majalah saru Playboy. Dalam sebuah Telegram bilang kalau Ponti berbicara ke diplomat Amerika di Jakarta kalau dia beberapa kali mencoba ‘membeli’ petinggi FPI demi kelancaran peluncuran perdana majalahnya.

Ponti, yang masih tercatat sebagai Deputi Sekretaris Jenderal Partai Demokrat hingga 2005, pernah menyerahkan sekitar US$ 1.500 ke Rizieq Shihab, bos besar FPI, sebagai kompensasi Rizieq bersedia diwawancarai. Saat Playboy terbit dan kontroversi membara, dia juga bilang ke diplomat Amerika kalau dia kembali menemui Rizieq dan menyerahkan uang sekitar Rp 40 juta, sebagai hadiah lebaran Idul Adha. Kata Ponti lagi, pengurus FPI kelas cere juga kerap datang ke kantornya meminta uang yang nilainya sekitar US$ 50.

Telegram lalu mencantumkan informasi bahwa FPI cenderung diam saat peluncuran Playboy namun pada 12 April. Namun, saat majalah terbit pertama kali, massa FPI menyambangi dan merusak kantor majalah.

Selain itu, Ponti juga mengakui bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, awalnya setuju diinterview di edisi perdana Playboy. Presiden, katanya lagi, juga awalnya setuju hadir dalam peluncuran perdana majalah di Bali (sekalipun belakangan batal seiring pecahnya kontroversi akibat kehadiran majalah). Saat itu, akui Ponti, Presiden Susilo sempat memberi sumbang saran agar wanita yang pose syurnya terpajang di majalah itu bukan warga Indonesia. (sp)

KOMENTAR

loading...