Bom Seberat 3 Kg di Bekasi Masih dalam Jaringan ISIS Bahrun Naim

0
loading...

TERASBINTANG.com – Densus 88 Anti-Teror kembali berhasil mendeteksi keberadaan bom yang disimpan di sebuah rumah kontrakan di Jalan Bintara VIII RT 04 RW 09, Bintara Jaya, Bekasi Barat, pada Sabtu (10/12/2016) kemarin. Bom seberat 3 kilo gram itu berbentuk rice cooker dan dijadwalkan meledak hari ini di sekitar Istana Negara.

Penghuni kontrakan tersebut diduga kuat adalah anggota jaringan teroris ISIS klan Bahrun Na’im, dalang bom bunuh diri di Jalan Thamrin beberapa waktu lalu.

Siapa sebenarnya Bahrun Naim?

Muhammad Bahrun Naim alias Anggih Tamtomo alias Abu Rayan adalah seorang residivis kasus kepemilikan ribuan amunisi senjata api berbagai jenis pada 2010 lalu.

Namun, namanya baru booming pasca-bom Thamrin yang terjadi pada Kamis 14 Januari 2016. Orang inilah yang oleh Kapolri saat itu, Jenderal Polisi Badrodin Haiti disebut sebagai otak di balik teror Jakarta.

Juni 2011, warga Pasar Kliwon, Solo, ini diganjar 2,5 tahun penjara. Juni 2012 dia menghirup udara bebas.

Lama tidak terdengar aktivitasnya, aparat kepolisian mendeteksi keberadaan Bahrun Naim di Suriah. Dia bergabung dalam upaya pemberontakan yang dilakukan kelompok ISIS.

Dia juga dikabarkan membawa ‘kabur’ seorang mahasiswi Universitas Muhammadiyah Surakarta, Siti Lestari (23) ke Suriah.

Pada 2010 lalu, Bahrun Naim juga berencana meneror kedatangan Barack Obama di Jakarta.

loading...