Brutal Gara-gara Urusan Perut

0
loading...

TERASBINTANG.com – Aksi unjuk rasa oleh sopir angkot di Tangerang yang menolak keberadaan transportasi berbasis aplikasi pada Rabu (8/3/2017) berakhir ricuh. Seorang driver ojek online bahkan secara sengaja ditabrak oleh sopir angkot. Hal ini kemudian memicu aksi saling sweeping dengan kekerasan.

Sebuah mobil taksi online bernopol B 2057 SOF juga menjadi korban kebrutalan sopir angkot. Mobil tersebut diadang dan ditimpuki para sopir angkot di depan Kantor Kelurahan Nusa Jaya, Kota Tangerang.

Unjuk rasa tersebut digelar oleh sopir angkot lantaran keberadaan transportasi online dinilai sangat mempengaruhi pendapatan mereka.

Namun, untungnya setelah dimediasi oleh pihak kepolisian dan pemkot Tangerang, kedua belah pihak, yakni dari Organda Tangerang dan ojek online bersepakat untuk damai. Dan jika kemudian hari ada aksi serupa yang dilakukan oleh salah satu pihak, maka akan diproses sebagaimana perundang-undangan yang berlaku.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah juga mengimbau agar bentrokan segera diakhiri. Selebaran perdamaian pun disebarkan aparat untuk mendinginkan suasana.

“Intinya, sekarang kembali kepada aktivitas semula. Segala urusan hukum, sedangan dalam penanganan kepolisian. Pemkot Tangerang pun akan ikut mengawalnya agar semua aspirasi yang disuarakan dapat terakomodir, tutur Arief.

loading...