Bupati Simalungun Siapkan Danau Toba menjadi “Monaco of Asia”

0

JAKARTA — Bupati Simalungun Jopinus Ramli (JR) Saragih bertemu dengan Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan membahas pengembangan kawasan wisata Danau Toba, Selasa (14/6) kemarin.

Rapat yang digelar di kantor Menkopolhukam Jakarta Pusat itu, juga membahas rencana aksi terpadu penyelesaian masalah Keramba Jaring Apung (KJA) dan limbah domestik di sekitar Danau Toba. Hal itu sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk menjadikan Danau Toba sebagai Monaco of Asia.

Ditemui usai rapat, JR Saragih menegaskan, bahwa Simalungun sejak awal sudah mendukung visi pemerintah pusat itu. Bahkan, kata dia, dukungan itu sudan diwujudkan dalam langkah nyata.

Langkah nyata itu, diantaranya adalah penertiban KJA yang sudah disosialisasikan kepada warga, menggandeng PT Kereta Api Indonesia (Persero) membuka jalur kereta api Tigaras – Raya menuju Kuala Namu dan Danau Toba, serta bekerjasama dengan BUMN melakukan revitalisasi peninggalan sejarah seperti monumen Bung Karno yang terletak di Parapat.

“Kami sudah sosialisasikan kepada warga agar KJA yang saat ini memenuhi pinggiran Toba segera ditutup. Pemerintah kabupaten akan memberi ganti rugi. Bappeda Simalungun bersama pihak PT KAI juga sudah melakukan survey lokasi dan jalur yang akan dilewati rel kereta api. Dalam waktu dekat kita juga akan membangun Monumen Bung Karno di depan pesanggrahan Bung Karno,” jelasnya.

Menurut JR, pembersihan Danau Toba, pembangunan infrastruktur jalan, dan revitalisasi aset sejarah adalah tiga langkah tepat untuk mempercepat pengembangan kawasan Danau Toba. Seperti Monaco, kata JR, pengembangan wisata harus memerhatikan tiga hal itu.

“Monaco berhasil jadi destinasi wisata dunia karena aksesnya bagus dan berhasil merivitalisasi aset-aset sejarahnya. Negara ini punya delapan museum berisi sejarah Monaco. Juga ditambah dengan taman-taman yang indah. Dan dengan cara hampir sama, kita bisa menjadikan Danau Toba sebagai Monaco of Asia,” beber Bupati yang membawa Simalungun meraih penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara ini.

Dalam waktu dekat, kata JR, Presiden Jokowi akan mengeluarkan perpres Badan Otorita Danau Toba. Dengan begitu, JR menegaskan, dirinya akan melakukan sinergi dengan Badan Otorita tersebut untuk menyinkronkan berbagai program pengembangan.

“Kita siap bersinergi dan berkerja bersama Badan Otorita untuk mengembangkan Danau Toba. Sebab ini kejayaan Danau Toba adalah mimpi kita semua, warga Simalungun, Sumatera Utara, dan Indonesia,” pungkasnya. (SUM)

KOMENTAR

loading...