Cegah Gesekan Antar Umat, Jokowi: Dipisah Betul, Mana yang Agama Mana yang Politik

0
loading...

 

TERASBINTANG – Presiden Joko Widodo meminta semua pihak untuk menjaga agar perhelatan politik tidak berujung pada gesekan antar umat. Caranya, pisah antara persoalan agama dan politik. Sebab, gesekan antar umat seringkali berawal dari persoalan politik.

“Memang gesekan kecil-kecil kita ini karena Pilkada. Benar nggak. karena pilgub, pilihan bupati, pilihan wali kota, inilah yang harus kita hindarkan,” kata Jokowi saat meresmikan Tugu Titik Nol Peradaban Islam Nusantara di Kecamatan Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Jumat (24/3).

“Di pisah betul, sehingga rakyat tahu mana yang agama, mana yang politik,” imbuhnya.

Selain itu, kata Jokowi, semua harus sadar bahwa Indonesia adalah negara yang majemuk. Terdiri dari banyak agama dan suku.

“Saya hanya ingin titip ini mumpung pas di Sumatera Utara, ingin mengingatkan semuanya bahwa bangsa kita terdiri dari macam-macam suku dan agama, bermacam-macam ras,” tuturnya.

Karena itu, Jokowi meminta bantuan tokok masyarakat dan ulama untuk bersama-sama menyebarkan pesan damai. Menyadarkan masyarakat bahwa membela agama harus dengan cara damai. Sebab agama itu sendiri adalah pesan kedamaian untuk segala alam.

“Para ulama agar disebarkan, diingatkan, dipahamkan pada kita semua, bahwa kita ini memang beragam, anugrah yang diberikan Allah bahwa kita beragam,” katanya.  (SUM)

loading...