Cegah Radikalisme Masuk Kampus, BNPT Minta Perekrutan Dosen Diperketat

0
loading...

TERASBINTANG.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius mengatakan penyebaran paham radikal dan terorisme mulai sistemik bahkan sudah masuk ke instansi-instansi pendidikan termasuk perguruan tinggi.

Hal itu tentu memerlukan perhatian khusus para rektor perguruan yang ada di Indonesia. Sebab, jika penyebaran ini terus dibiarkan, maka akan sangat berbahaya terhadap keutuhan NKRI.

“Penyebaran paham radikal di lingkungan kampus sekarang ini sudah sangat gawat sekali. Sudah tidak ada sekat. Kalau kita tidak bergerak cepat untuk mengawasinya tentunya ini akan membahayakan terhadap anak-anak kita nantinya dan tentunya bangsa ini sendiri,” kata Suhardi dalam sebuah kuliah umum, kemarin.

Suhardi pun meminta kepada seluruh pengelola perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk meningkatkan pengawasan terhadap kegiatan mahasiswa, utamanya terhadap organisasi kemahasiswaan yang bersifat eksklusif.

“Radikalisme bukan hanya karena kemiskinan, kebodohan, kekecewaan atau ketidakadilan. Karena saat ini radikalisme sudah terpapar di kaum intelektual. Termasuk adanya deklarasi khilafah itu tadi, pihak kampus harus bisa mendeteksi kegiatan yang dilakukan mahasiswanya. Kami harapkan ini tidak terjadi lagi di institusi pendidikan lainnya,” tegasnya.

Dia juga meminta kepada para rektor untuk memperketat perekrutan tenaga pendidik. Jangan sampai ajaran radikal justru masuk melalu pendidik.

loading...