Choel Mallarangeng: Dari Skandal Hambalang Hingga Donatur Demo 2511

0

TERASBINTANG.com – KPK memastikan bahwa kasus dugaan korupsi Pembangunan Pusat Pelatihan, Pendidikan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Hambalang, Bogor tahun anggaran 2010-2012 masih akan dilanjutkan hungga tuntas. Kasus tersebut menjerat Andi Zulkarnaen Mallarangeng atau Choel Mallarangeng sebagai tersangka. Selama ini skandal besar yang terjadi di era kepemimpinan SBY itu bak tenggelam ditelan ombak.

“Pasti lanjut, kan tidak boleh SP3,” tegas Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, saat dikonfirmasi, Kamis (17/11).

Meski sudah berstatus sebagai tersangka, Choel hingga kini masih bisa berkeliaran. Bahkan diduga menjadi salah satu cukong politik dan aktor penggerak Demo 25 November mendatang. Jejak politik Choel ini terlihat dari beredarnya screenshoot chatting dalam sebuah group WA yang diduga kuat merupakan group internal tim pemenangan Agus-Sylviana. Dalam percakapan tersebut, Choel memastikan bahwa demo 25 November harus tetap terlaksana, meski Basuki Tjahaja Purnama sudah jadi tersangka, karena logistik sudah kadung disebar dan tidak mungkin ditarik lagi.

Lebih lanjut, dalam WhatsApp chat tersebut ada juga instruksi Choel Mallarangeng agar para pendukung Agus-Sylviana tidak mengejek Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), pencitraan, namun di relawan tidak resmi nya tetap provokasi.

chat

For Your Information (FYI), Choel Mallarangeng adalah nama lain dari Zulkarnain Mallarangeng (adik mantan Menpora Andi Mallarangeng (koruptor proyek pusat pendidikan dan olahraga Hambalang serta menteri dari Partai Demokrat)

Satu kasus yang kemudian menjadikan Choel sebagai tersangka adalah sebagai penyalur fee korupsi kepada Andi Mallarangeng. Choel disebut menjadi perantara penerima fee USD 550 ribu terhadap Andi Mallarangeng karena sudah meloloskan PT Adhi Karya sebagai pemenang tender. Andi juga mendapat fee sebesar 2 miliar rupiah dari PT Global Daya Manunggal karen menjadikan perusahaan tersebut sebagai subkontraktor Hambalang, penyaluran fee tersebut juga melalui Choel. Untuk hal ini Choel sudah menjadi tersangka sejak 21 Desember 2015.

Beredarnya foto percakapan ini tentu saja semakin membuka mata publik mengenai keterlibatan Cikeas di balik demo 4 November kemarin.

Namun, mengenai kebenaran dan keaslian chatting di atas, sejauh ini, belum ada klarifikasi resmi dari yang bersangkutan. Beberapa kali coba dihubungi juga tidak bisa. Screeshoot chatting di atas sudah tersebar ke mana-mana dan menjadi viral di sosial media.

KOMENTAR