Clear! GNPF Bukan Bagian dari MUI, Sekjen MUI: Jangan Seret Kami dalam Demo 212!

0

TERASBINTANG.com – Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sholahuddin Al-Aiyub menegaskan, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI bentukan Bakhtiar Nasir, Rizieq Shihab dan kroco-kroconya bukanlah merupakan bagian dari Dewan Pimpinan MUI.

“MUI memandang perlu untuk menegaskan GNPF bukan merupakan bagian dari Dewan Pimpinan MUI dan tidak ada hubungan struktural formal apapun,” kata Sholah, di Jakarta, Selasa (22/11). Penegasan ini terkait dengan demo 2 Desember mendatang yang membawa misi Bela Islam Jilid III.

MUI rupanya tak ingin namanya diseret-seret dalam demo tersebut. Jika memang GNPF terpaksa menggelar demo, MUI meminta untuk tetap dilaksanakan dengan sopan santu dan tidak mengganggu ketertiban umum. Dan, ingat! jangan bawa-bawa logi maupun atribut MUI.

Sholahuddin mengingatkan agar para peserta unjuk rasa tetap fokus pada tema penegakan hukum kasus penistaan agama serta tidak menyimpang untuk tujuan lainnya yang tidak sesuai dengan semangat menjaga kebhinnekaan dan keutuhan Indonesia.

“MUI mengimbau agar demonstrasi dilakukan dengan sopan, tertib, damai, akhlaqul karimah, serta mematuhi peraturan yang berlaku. MUI juga mengimbau kepada pihak Kepolisian dan aparat keamanan lainnya agar tetap mengedepankan pendekatan persuasif, dialogis, profesional, dan proporsional serta menghindari penggunaan kekerasan,” kata dia.

Kepada masyarakat, MUI mengajak agar dalam memperjuangkan aspirasi dilakukan melalui saluran demokrasi, seperti lobi, perundingan, musyawarah, serta pers dan media komunikasi lain karena hal tersebut dinilai lebih efektif dan memberikan citra positif bagi pendidikan demokrasi di Indonesia.

Sebelumnya GNPF MUI mengumumkan rencana menggelar unjuk rasa pada 2 Desember 2016 untuk menuntut penahanan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara itu.

“Karena Ahok tidak ditahan, maka GNPF MUI menggelar aksi Bela Islam III pada 2 Desember 2016 dengan tema Bersatu dan Berdoa Untuk Negeri,” kata juru bicara Front Pembela Islam yang juga aktivis GNPF, Munarman.

Kendati demikian, GNPF MUI berjanji aksi massa 2 Desember akan berlangsung damai. Dalam aksi 2 Desember, GNPF MUI akan menggelar ibadah shalat Jumat, shalawat, dan istighosah di sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat hingga Bundaran Hotel Indonesia.

“Kegiatannya adalah shalat Jumat bersama di mana posisi imam di Bundaran HI,” katanya.

KOMENTAR