Dakwaan Terhadap Buni Yani Masih Disusun Kejaksaan

0
loading...

TERASBINTANG.com – Jaksa Agung Muhammad Prasetyo mengatakan saat ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) masih menyusun dakwaan terhadap Buni Yani, tersangka kasus dugaan ujaran kebencian. Prasetyo belum bisa memastikan kapan kasus tersebut akan disidangkan.

“Disusun dakwaannya dulu,” kata Prasetyo di kompleks Kejagung, Jakarta, Jumat (5/4/2017).

Prasetyo menuturkan, sidang pembacaan dakwan rencananya digelar di Bandung, Jawa Barat dan sudah mendapat persetujuan dari Mahkamah Agung (MA).

“Kepala Kejati Jabar mengusulkan agar persidangan perkara bukan di Depok, tapi dilakukan di Bandung. Sudah disetujui MA,” ujar Prasetyo.

Buni Yani merupakan pengunggah penggalan video pidato Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) soal Surat Al Maidah ayat 51 saat berkunjung ke Pulau Seribu. Dalam kasus ini, polisi tak mempermasalahkan konten video yang diunggah.

Namun caption atau deskripsi yang ditulis Buni Yani di akun Facebook-nya dianggap melanggar Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Ia terancam hukuman maksimal enam tahun penjara dan denda Rp 1 miliar. Buni Yani sempat mengajukan gugatan praperadilan, namun ditolak PN Jakarta Selatan.

loading...