Deponering Kasus AS dan BW, Kejagung Dikecam

0

TERASBINTANG.com — Keputusan Jaksa Agung HM Prasetyo memberikan deponering  dalam kasus Bambang Widjojanto dan Abraham Samad dianggap telah melecehkan institusi kepolisian yang telah bekerja untuk melengkapi berkas perkara.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW) Neta S. Pane. Ia bahkan menilai deponering tersebut sebagai bentuk intervensi hukum sehingga diperlukan langkah hukum menyikapi pemberian deponering tersebut.

“Deponering yang dilakukan Jaksa Agung dalam kasus BW dan Samad adalah intervensi hukum atas nama hak prerogatif. Sebab tidak ada alasan lagi untuk mendeponering kasus itu, karena kejaksaan sudah melakukan P21,” ujar Neta dalam pesan singkatnya, Kamis (3/3) malam.

Sebelumnya, Abraham Samad sendiri ditetapkan dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen dan pembuatan paspor tahun 2007. Sementara Bambang Widjojanto atas kasus saksi palsu Juni 2010.

Dalam kasus tersebut diketahui bahwa Prasetyo memutuskan untuk mengkesampingkan dua perkara yang melibatkan Abraham Samad dan Bambang Widjojanto dengan keputusan yang diklaim semata-mata demi kepentingan umum. (Fk)

KOMENTAR