Desak Syaikh Mustafa Amr Wardani Dipulangkan, Reaksi Ketakutan MUI ?

0

TERASBINTANG.com– Majelis Ulama Indonesia (MUI) membenarkan pihaknya telah mengirim surat kepada Grand Syaikh al-Azhar, Mesir, supaya memulangkan Syaikh Mustafa Amr Wardani, yang baru tiba ke Indonesia.

“Surat itu sudah dikirim. MUI punya hubungan baik (dengan Grand Syaikh al-Azhar),” kata Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam, Senin, (14/11/2016)

Syaikh Mustafa Amr Wardani rencananya akan menjadi saksi ahli dari pihak terlapor terkait kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Langkah MUI yang mengirim surat meminta saksi ahli dari pihak Ahok dipulangkan, dinilai sangat tidak etis. Karena baik pihak pelapor maupun terlapor bisa mengirimkan saksi ahli terbaik.

“Apa hak MUI berbuat demikian ? Dalam hal ini, MUI melampaui batas kewenangannya dan mengindikasikan adanya pemaksaan kehendak. Saksi bisa saja dihadirkan dari luar negeri seperti kasus Mirna, ada saksi ahli dari Singapura,” kata Ibrahim dari Forum Kajian Strategis kepada TerasBintang.com, Senin (14/11/2016).

Ibrahim menilai MUI ketakutan fatwa yang terlanjur dikeluarkan terkait masalah Ahok malah dipatahkan. Padahal jika fatwa MUI dinilai benar dalam mengeluarkan fatwa, seharusnya MUI bersikap tenang.

“Kalau seperti ini kejadiannya, ini sikap reaktif MUI yang pesannya, adalah ketakutan. Jika nanti terbukti fatwa MUI tidak benar, MUI akan semakin ditinggalkan umat. Diakui atau tidak, kehebohan terjadi secara nasional karena fatwa MUI ini,” katanya.

KOMENTAR