Diduga Langgar Kode Etik, Setya Novanto Dilaporkan ke MKD DPR

0
loading...

 

TERASBINTANG –  Ketua DPR Setya Novanto dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) oleh Masyarakat Anti Korusi Indonesia (MAKI).  Setya dilaporkan karena diduga melanggar kode etik dengan berbohong tidak mengenal dua manatan pejabat Kemendagri yang  jad terdakwa kasus korupsi proyek e-KTP, Irman dan Sugiharto.

Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengatakan, Setya sebenarnya mengenal dua pejabat Kemendagri tersebut.

“Hari ini MAKI menyerahkan surat aduan dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Bapak Setya Novanto dalam kedudukannya sebagai Ketua DPR,” ujar Boyamin usai melakukan pelaporan ke MKD di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (16/3).

Tidak hanya itu, kata Boyamin, Setya juga berbohong soal adanya pertemuan dengan Irman, Sugiharto, Diah, dan Andi. Boyamin menilai, pertemuan tersebut ada buktinya. Pertemuan itu, kata Boyamin, terkait dengan pembahasan proyek e-KTP yang sekarang diduga menyebabkan kerugian negara sebesar Rp2,3 triliun dari total nilai proyek sebesar Rp5,9 triliun.

“Saya yakin di catatan Hotel Grand Melia ada itu dan Saya kira KPK juga sudah tau catatan itu. Saya saja tahu. Sehingga otomatis (Setya) mengenal Irman dan Sugiharto karena pertemuan itu,” katanya.

Untuk membuktikan tuduhannya, Boyamin mengaku memiliki sejumlah foto yang memperlihatkan kedekatan antara Setya dengan Irman dan Sugiharto. foto itu merupakan dokumentasi milik Kementerian Dalam Negeri dalam sebuah acara resmi.

“Nanti kalau sudah dipanggil (MKD) saya akan menyerahkan foto ada pertemuan(Setya) dengan beberapa orang itu (Irman dan Sugiharto),” tuturnya. (SUM)

loading...