Ditolak PMKRI, Hary Tanoe Menggerutu: Saya Punya Segalanya

0
loading...

TERASBINTANG.com – Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) menolak Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo (HT) sebagai pembicara dalam kegiatan yang bertajuk “Pendidikan Berkarakter Kebangsaan” di Gedung Joang, Jakarta Pusat belum lama ini.

Ketua PP PMKRI, Angelo Wake Kako membenarkan penolakan tersebut. Menurutnya, penolakan tersebut dilakukan lantaran HT mengenakan mengenakan atribut Partai Perindo saat menghadiri diskusi.

“Iya benar. Saya malah minta maaf ke dia dan ini standar kami. Kami organisasi mahasiswa yang bergaul dengan siapa saja. Tetapi dalam konteks ini atribut itu penting untuk dijaga karena membawa serta atribut dalam kegiatan kami itu tak diperkenankan,” jelasnya.

Angelo menuturkan, saat itu pihaknya meminta maaf kepada HT dan memintanya untuk ganti baju. Namun, HT malah memilih bangun dari tempat duduknya dan pulang. Mirisnya, kata Angelo, saat berdiri HT sembari menggerutu bahwa dirinya memiliki segalanya.

“Kami minta maaf kalau bisa pak Harry supaya menggunakan baju lain. Saya turun ke bawah (dari podium) dia langsung bangun dan bilang saya punya segalanya. Kalau kamu tidak mau ya saya keluar,” terangnya.

Angelo secara spontan mempersilahkan Hary untuk keluar dari ruangan. Ia menuturkan, pihaknya tidak memaksa dirinya untuk menjadi pembicara dalam diskusi tersebut.

“Saya jawab ya silahkan keluar. Kami tidak paksa. Kalau dia menggunakan partai PMKRI welcome, tetap yang kami larang atributnya,” pungkasnya.

loading...