DPR Bentuk Tim Pengawas Intelijen, Ini Respon Kepala BIN

0
loading...

TERASBINTANG.com – Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso memastikan bahwa keberadaan tim pengawas intelijen yang dibentuk politisi Senayan sudah sesuai dengan UU Nomor 17 tahun 2011 tentang Intelijen Negara. Sebabnya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menjamin tim ini tidak akan mengganggu kerahasiaan informasi yang dikelola badan tersebut.

“Tidak (mengganggu kerahasiaan), karena itu amanat undang-undang,” kata dia saat dijumpai usai konferensi pers di Ditjen Bea dan Cukai, Jakarta, Rabu (27/1).

Ayat 3 dari pasal tersebut menyatakan dalam melaksanakan pengawasan, komisi membentuk tim pengawas tetap yang terdiri atas perwakilan fraksi dan pimpinan komisi DPR yang khusus menangani bidang intelijen serta keanggotaannya disahkan dan disumpah dalam rapat paripurna DPR dengan ketentuan menjaga rahasia intelijen.

Seperti diketahui, Dewan Perwakilan Rakyat mengesahkan keanggotaan Tim Pengawas Intelijen Negara dalam Rapat Paripurna, Selasa, 26 Januari 2016. Pengesahan diawali dengan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin oleh Ketua DPR Ade Komarudin. “Pengesahan ini dilandasi oleh Peraturan DPR Nomor 2 Tahun 2014 tertanggal 26 September 2014,” ujar Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang memimpin sidang.

DPR menunjuk Ketua Komisi Pertahanan, Intelijen, dan Luar Negeri DPR Mahfudz Siddiq dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera sebagai ketua tim. Anggota terdiri atas anggota Komisi I DPR, yakni Tantowi Yahya, Asril Hamzah Tanjung, Hanafi Raiz, Tubagus Hasanuddin, A. Fernandez, Ahmad Muzani, Joko Pujianto, Budi Yastri, Saiful Bahri Amsori, Ahmad Zainuddin, Dimyati Natakusumah, Supriyadin Ali Saputra, dan Arif Sugito. (wp)

loading...