Fitnah Terhadap Kelompok Pro Pancasila Semakin Massif

0
loading...

TERASBINTANG.com – Fitnah terhadap kelompok pro Pancasila belakangan ini semakin massif, terutama terhadap PBNU dan badan otonomnya seperti Banser dan GP Ansor yang selama ini getol menyuarakan pembubaran ormas anti Pancasila.

Belum lama ini, beredar foto kartu tanda anggota (KTA) Banser bernama Lie Tjin Kiong dengan nomor anggota XII-01.26.06.160003. Lie Tjin Kiong dituding sebagai non-Muslim China yang resmi menjadi anggota badan semiotonom Gerakan Pemuda Ansor NU itu.

Akun Instagram @divisihumorpolitik merupakan salah satu akun yang menyebarkan foto tersebut. Foto itu kemudian dibumbui dengan pernyataan bernada provokatif. “Karena banser bukan hanya untuk orang islam.. Ahok pun dapat gelar santri Shalat kaga, sunat kaga banser itu kumpulan orang yg ga ada otaknya, idiot semua.” tulisnya.

Berdasarkan isi KTA tersebut, Lie Tjin Kiong resmi menjadi anggota Banser mulai 24 April 2016. KTA ditandatangani Ketua PW GP Ansor Jatim H Rudi Triwahid dan Kepala Satkorwil Banser Jatim dr H Umar Usman.

Lantas benarkah KTA tersebut?

Ketua PW GP Ansor Jatim H. Rudi Triwahid membenarkan KTA atas nama Lie Tjin Kiong itu. Namun, dia membantah bahwa Lie merupakan non-muslim. Menurutnya, Lie merupakan seorang mualaf. Dia mengikuti Diklatsar Banser pada tahun 2001 lalu.

“Benar KTA itu. Dia seorang mualaf. Dia ikut Diklatsar Banser pada tahun 2001. Siapa pun boleh menjadi anggota Banser,” jelas Rudi.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Satkorwil Banser Jatim Gus Abid Umar menegaskan, Lie Tjin Kiong merupakan salah seorang pengurus Masjid Cheng Ho Surabaya yang telah mengikuti Diklatsar Banser.

“KTA memang benar diteken oleh Kasatkorwil Banser Jatim yang lama, dr Umar Usman. Banser juga punya yang Londho. Tapi mereka beragama Islam,” jelasnya.

loading...