“Gak Perlu Paksa Ahok Ditahan, Polisi Bukan Alat Pemuas FPI…”

0

TERASBINTANG.com – Front Pembela Islam (FPI) diminta untuk tidak mengedepankan ego dan memaksa-maksakan diri dan orang lain apalagi menekan Kepolisian agar menahan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Tim pemenangan Ahok-Djarot mengingatkan bahwa Polisi bukanlah alat pemuas nafsu politik FPI.

Sebelumnya, FPI kembali mengancam akan membuat demo lebih besar pada 2 Desember nanti. Tuntutannya adalah agar Polri segera menahan Ahok.

“Kenapa polisi dipaksa-paksa. Polisi itu bukan alat untuk pemuas FPI,” ujar juru bicara tim pemenangan Ahok, Bestari Barus, Jumat (18/11).

Ia pun berharap FPI menerima kenyataan hukum ini dengan sikap yang seharusnya dilakukan sebagai bangsa yang beradab di negara hukum. “Jadi serahkan saja kepada Kepolisian. Kok ancam-ancam terus sih,” ungkap Bestari.

Sebelumnya, mantan Ketua KPK Busyro Muqaddas menegaskan bahwa penahanan Basuki sudah tidak relevan setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Namun, penyidik Bareskrim Polri tetap perlu mengajukan permohonan kepada Imigrasi untuk mencegah calon gubernur nomor urut dua Pilkada DKI Jakarta itu ke luar negeri.

Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hukum itu mengatakan langkah kepolisian menangani kasus Ahok sudah tepat sesuai undang-undang.

“Soal penahanan yang dilakukan Polri sudah sesuai dengan tahapan yang sudah dipertimbangkan dalam hukum acara pidana,” ujar Busyro di kantor PP Muhammdiyah, Yogyakarta, Rabu (16/11).

KOMENTAR