Ganggu Jalan Umum, Polisi Larang Demo di Sudirman-Thamrin 2 Desember

0

TERASBINTANG.com – Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M. Iriawan melarang aksi demo Bela Islam III yang akan digelar pada 2 Desember mendatang di sepanjang jalan Sudirman-Thamrin, atau Bundaran HI. Menurutnya, kalau demo ini dilakukan, justru akan mengganggu jalan umum.

“Ini untuk kepentingan masyarakat banyak, jadi kalau di jalan raya, tentu tidak boleh. UU No 9 Tahun 1998 tentang Penyampaian Pendapat di Muka Umum. Jalan raya untuk kepentingan umum,” kata Iriawan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu 19 November 2016.

Penyampaian aspirasi tidaklah dilarang, tapi jika sekiranya bisa mengganggu hak orang lain, mengganggu ketertiban publik, kata Iriawan, pihaknya akan melarang.

“Demo boleh, tetapi kalau di jalan raya banyak yang bekerja, beraktivitas, ada yang sakit, kan ada tempat yang lain, itu dipersilakan. Tetapi, kalau jalan raya sepanjang itu kan banyak yang diganggu dan kepentingan umum,” ujar mantan Kapolda Jawa Barat tersebut.

Sebelumnya, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa-MUI berencana akan menggelar demo bela islam jilid III pada 2 Desember. Mereka berencana melakukan aksi disepanjang jalan Sudirman-Thamrin, atau Bundaran HI. Kegiatan yang akan dilakukan nanti adalah salat Jumat dan istiqasah bersama-sama.

Menurut Juru bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman menyatakan sikap  ini diambil selain menyatukan umat muslim,  tujuannya adalah untuk menuntut Ahok segera ditahan.  “Karena itu, kita lakukan aksi dengan tagline bersatu untuk negeri,” katanya saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Jumat kemarin, 18 November 2016. (za)

KOMENTAR