Ganjar Pranowo: Petugas Kebersihan itu Pahlawan, Tak Layak Digaji Rp600 Ribu

0
loading...

TERASBINTANG.com – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, tak menyangka bahwa petugas kebersihan yang saban hari dari jam 03:00 sudah menyapu jalanan hanya digaji Rp.600 ribu.  Padahal, tugasnya cukup berat dan begitu mulia.

Menurut Ganjar, petugas kebersihan itu adalah pahlawan. Tapi selama ini mereka tak dihargai selayaknya, baik oleh masyarakat maupun oleh pemerintah. Karena itu Ganjar tergerak untuk menaikkan martabat petugas kebersihan dan menambah gajinya.

Demikian dikatakan Ganjar saat berbincang memperingati hari Pahlawan  bersama ratusan petugas kebersihan di shelter kuliner, taman KB, Jalan Menteri Supeno Semarang. Salah satu petugas kebersihan, Darni (64) ditanya oleh Ganjar tentang pekerjaan dan upah yang diperoleh.

“Bayarannya itu Rp 600 ribu, saya dari PT (pihak perusahaan),” kata Darni, Selasa (10/11).

“Saya jam 00.30 sudah mulai nyapu, jam 06.30 pulang dulu, jam 09.00 nyapu lagi sampai jam 12.00. Tidur sesempatnya, itu kan kantornya pak Gub, kalau enggak bersih ditegur, yang menegur pengawas. Tapi pak, dari Taman (air mancur) sampai Polda kejauhan pak,” imbuh penyapu lainnya,  Koiriyah yang bertugas menyapu di Jalan Pahlawan depan kantor Gubernur Jateng.

Mendengar curhat para petugas kebersihan itu, Ganjar mengaku prihatin. Sebab, seharusnya mereka digaji sesuai Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK). Karena itu, Ganjar mengaku akan menindaklanjutinya.

“Tadi Disknaker kita minta telepon Pemkot, agar diperbaiki. Tidak boleh itu, pahlawan dihargai Rp 600 ribu sedangkan UMK Rp 1,9 juta (usulan tahun 2016). Maka agar direvisi, APBD mengikuti ketentuan itu,” kata Ganjar. (SM)

loading...