Gawat! Wartawan Medan Jadi Objek Kekerasan FPI

0
loading...

TERASBINTANG.com – Sungguh mengenaskan, lagi-lagi insan pers menjadi objek kebrutalan. Hal ini dialami oleh salah seorang wartawan dan juga stringer televisi, Imam (24).

Ia menjadi korban kearoganan beberapa anggota Front Pembela Islam (FPI) saat melakukan peliputan kedatangan Habib Rizieq Sihab beserta rombongan di Hotel Saka yang berada di Jalan Ringroad, Kecamatan Medan Sunggal, seperti dikutip Okebung.com, Rabu (28/12/2016).

Dalam peristiwa itu, kamera Imam dirampas saat mengambil gambar. Bahkan, kepala pria beranak satu ini juga dipukul sebelum akhirnya disidang oleh beberapa pria berjubah putih tersebut.

Informasi yang didapat, aksi menyedihkan bermula terjadi saat Imam sedang mengambil gambar rombongan FPI yang tengah makan siang di Hotel Saka. Lalu tak lama berselang, tiba tiba kamera Imam dirampas dan kepalanya dipukul.

“Tadi pas makan siang, tiba-tiba kamera saya dirampas dan kepala saya dipukul,” ungkap Imam dengan menahan sakit di bagian kepalanya.

Atas insiden kurang menyenangkan tersebut, tambah Imam, Panitia serta Ketua FPI Sumut sudah memohon maaf.

“Mereka tadi sudah minta maaf, dan saya juga tidak berencana melaporkannya,” singkat Imam.

Peristiwa ini dibenarkan oleh wartawan Harian Cetak Sumut, T Siagian atas adanya perlakuan tak pantas dilakukan beberapa orang diduga rombongan FPI.

“Saat kejadian, saya berada di samping Imam. Tiba-tiba kamera Imam dirampas dan kepalanya dipukul,” ucap T Siagian.

loading...