Gaya Hidup Mewah dan Glamor Habib Rizieq Jadi Sorotan

0

TERASBINTANG.com – Ulama besar yang jadi panutan umat dan bangsa selalu identik dengan kehidupannya yang sangat sederhana serta penuh kebersahajaan. Lihat saja KH Mustofa Bisri, KH Abdurrahman Wahid, Almarhum Nurcholis Madjid, Ulama dan ahli tafsir Quraisy Shihab, Buya Syafii Maarif. Meski peluang hidup bermewah-mewah dan kaya raya sangatlah besar, namun mereka tetap konsisten hidup serba seadanya.

Bahkan, Gus Dur yang merupakan mantan Presiden RI, mbok ya bajunya yang berkelas dikit gitu lho. Ini malah belinya di pasaran tradisional, sama dengan yang dikenakan santrinya di Tebuireng sana. Gus… gus…! dasar Presiden ndeso!

Ulama-ulama bersahaja ini sangat cermat membuat jarak dengan hingar-bingar politik praktis untuk kekuasaan, apalagi sekedar akumulasi kekayaan duniawi semata. Bila terpaksa masuk ruang politik pun, mereka hanya berpikir politik dalam pengertian yang besar: politik kebangsaan dan kenegaraan, memberikan landasan dan pijakan pemikiran bagi perjalanan bangsa yang majemuk ini.

Namun, berbeda lagi dengan orang-orang yang ngaku-ngaku ulama dan keturunan nabi di seberang sana. Hidup serba mewah dan glamor sepertinya sudah menjadi kebutuhan. Contoh yang paling nampak adalah kehidupan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.

Meski pun agak janggal membandingkan Habib Rizieq dengan ulama-ulama di atas, mengingat maqom dan kualifikasi ilmu keislamannya yang sangat jauh berbeda. Antara langit dan bumi. Namun tak apa lah, sesekali kita membandingkan dari sisi kehidupan dan kepribadiannya, bukan dari sisi keilmuan.

Siapa sangka dan duga, kehidupan Habib Rizieq yang seolah-olah begitu dekat dengan agama, kaya akan ayat-ayat Tuhan, kaya pengikut fanatik, dan surplus hadist nabi, ternyata juga menyimpan kekayaan lain yang tak kalah penting: duit.

Di berbagai momen demo massa ormas islam, Habib Rizieq selalu saja tampil dengan mobilnya yang mewah dan glamor, sesekali Hummer, kadang Rubicon. Terakhir, Habib tampak begitu gagah perkasa di atas Pajero Putihnya, sambil berorasi Bela Islam di tengah-tengah ribuan jamaahnya. Pernah pula pakai Jeep Wrangler Rubicon berkelir putih untuk konvoi. SUV legendaris asal Amerika Serikat ini juga bahkan menggunakan plat resmi bertuliskan B 1 FPI. Dari plat nomornya saja, anda sudah dapat mengira-ngira, betapa mewah dan galamornya Habib kita ini.

Sedangkan umatnya? oh my god! Sedih rasanya. Timpang setimpang-timpangnya. Ketika para ustadz dan Habaib gagah-gagahan naik Rubicon, Pajero atau Hummer, umat naik bus jauh-jauh datang dari daerah ke Jakarta. Itu pun juga sekali jalan. Pulangnya dibiarkan cari angkutan sendiri, tanpa dikasih ongkos. Masih ingat kan, ketika pemerintah terpaksa harus menyiapkan bus dan menanggung pemulangan mereka? hehe lucu kan?

Selama ini, kita berpikir orang yang kaya itu hanya ada dua: pengusaha dan raja. Bila ada ulama yang kerjanya berdakwah dari masjid ke masjid, lalu dia bisa beli ini itu, punya mobil mewah, rumah mewah, handphone mewah, barangkali kita perlu “kepo”, dari mana kira-kira kekayaan ini didapatkan. Walaupun tentu, kita tak boleh menutup mata dengan mitos lama: “rejekinya anak soleh”. Bisa jadi Allah sudah mengatur kehidupan wakil-wakilnya di dunia. Wallahu A’lam.

Lalu bagaimana respon netizen melihat para ustadz dan habibnya bergelimang harta dan bermewah-mewahan?

“Dalam hukum dagang, semakin banyak orderan akan membuatnya tambah kaya. Kalau FPI banyak orderan DEMO POLITIK akan membuatnya tambah kaya, otomatis Habib Rizieq akan tambah makmur, jadi ente jangan sirik dengan kemewahan beliau lho. Namanya juga usaha, kalau nggak berusaha ya nggak ada pemasukan,” ujar salah seorang netizen.

“Kerja kagak tapi bisa pakai mobil HUMMER dapat dari mana coba???? Sok Suci dan Sok Merasa Bersih apa tidak berkaca yah????….”

“Pengikut para habib ini mirip seperti sindiran Alquran, summun bukmun umyun, Tuli Bisu Buta akan kejahatan di depan mata para habib ini. Kejahatan sempurna yang seolah putih suci terbungkus agama….

“Habib itu tangan kanan tuhan ……berbuat dosa minta pengapunan sudah tida ada masalah. …..bayak orang yg minta berkah kepadanya…..dan orang yg sadar selalu minta berkah sama sang pencipta mas ….”

KOMENTAR

loading...