Gobloknya Ustadz Tengku Sok-Sokan Minta KPU Bubarkan Parpol yang Terlibat Korupsi e-KTP

0
loading...

TERASBINTANG.com – Belakangan ini kita tentu sering mendengar nama Ustadz Tengku Zulkarnaen. Ya, nama Wasekjen MUI itu beberapa bulan terakhir, khususnya saat kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) muncul, nama Tengku menjadi populer.

Tenarnya nama Tengku bukan karena prestasinya, melainkan karena kerap berkicau frontal dan provokatif melalui akun Twitter pribadinya. Bahkan, tak jarang kicauannya terkesan mengancam.

Kali ini, kicauan Tengku menjadi bahan olok-olokan para netizen. Bagaimana tidak, Ustadz yang sering menyerang Ahok secara membabi buta itu sok-sokan mendesak KPU untuk segera membubarkan partai politik yang terlibat dalam kasus mega korupsi proyek pengadaan e-KTP.

“Semestinya KPU Segera Membubarkan Partai2 yg Secara KOORPORASI Terlibat Korupsi E-KTP Jika Terbukti di Pengadilan. Masalahnya Beranikah?” kicau Tengku dengan nada sok cerdas.

Permintaan tersebut tentu sangatlah aneh. Sebab, KPU sebagai penyelenggara Pemilu tidak memiliki kewenangan untuk membubarkan parpol di Indonesia. Pembubaran parpol itu merupakan kewenangan Mahkamah Konstitusi (MK).

Kemudian, yang berhak mengusulkan pembubaran parpol hanya bisa dilakukan oleh pemerintah. Hingga saat ini, belum ada lembaga lain yang ditunjuk oleh Undang-Undang memberi usulan pembubaran selain pemerintah.

Kicauan tersebut langsung menjadi bahan olok-olokan para netizen. Netizen menilai Tengku tidak pernah membaca, namun sok-sokan membicarakan sesuatu yang tidak pernah dia ketahui.

“tadz,! Sejak kapan KPU boleh bubarin partai? Makanya “iqro” dulu tadz,! Seblm ngetweet, jngn asal jeplak,” tulis salah satu netizen.

Netizen lainnya menertawakan Tengku yang sok pintar itu, “tanpa mengurangi rasa hormat….saya mau tertawa terbahak bahak….wkwkwkkwwkkwk,” tulisnya.

Permintaan Tengku agar KPU membubarkan partai politik yang secara korporasi terlibat kasus korupsi e-KTP sudah tentu merupakan permintaan yang sesat.

loading...