GPII: Umat Islam Tidak Boleh Bikin Gaduh dan Membuat Kerusakan

0

TERASBINTANG.com – Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) menggelar Halaqoh kebangsaan bertema “Meneladani Rasulullah dalam Penegakan Hukum yang Berkeadilan” di Halaman Gedung GPII Menteng 58 Jakarta Pusat, Kamis malam (24/11/2016).

Acara tersebut bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat untuk membangun perdamaian dan keadilan bangsa.

“Agenda kali ini dilakukan atas dasar pandangan terhadap situasi negara yang dinilai sedang gonjang ganjing. Kita melihat situasi itu dan kita berdiskusi internal kemudian menghasilkan kesimpulan harus membuat halaqah kebangsaan akan terus kita lakukan berlanjut dan fokus pada tema kebangsaan,” ungkap Ketua Panitia Pelaksana Halqoh kebangsaan, Jamalludin Hasbi.

Jamal menilai penting membangun suatu kesadaran di tengah masyarakat disaat kondisi bangsa sedang mengalami krisis.

“Ini perlu diselamatkan, kita perlu membangun kedamaian. Tidak mungkin ada perdamaian kalau tidak ada keadilan,” ucap dia.

Seruan Demo 212, Umat Islam Tak Boleh Buat Kerusakan

Sementara itu, mantan pimpinan Majalah Sabili Ustadz Zainal Muttaqien ini juga ikut menyoroti agenda demo 212 “Aksi Gelar Sajadah” di Jl. Sudirman – MH Thamrin. Dia menghimbau agar umat Islam jika terpaksa ikut dalam aksi itu harus digelar secara damai.

“Umat Islam tidak boleh gaduh untuk membuat kerusakan,” ucap dia.

Ketua Umum Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII ), Karman BM menegaskan aksi Bela Islam Jilid III akan digelar secara damai.

“Ini konteksnya berdemokrasi dari instrumen rakyat. Ini aksi damai, jangan ada yang makar dan memperkeruh keadaan,” pungkasnya.

KOMENTAR