Gubernur Aher Diminta Turun Tangan Atasi Konflik Pembangunan Gereja di Bekasi

0
loading...

TERASBINTANG.com – Pembangunan Gereja Santa Clara di Kota Bekasi, Jawa Barat terus mendapat penolakan dari umat Islam sejak 2015 lalu. Hal ini dikhawatirkan dapat mengganggu kerukunan antar umat beragama di Bekasi.

Sekretaris Ikatan Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Cabang Bekasi Raya Hamdi mendesak Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau akrab disapaAher untuk turun tangan menyelesaikan konflik tersebut.

“Kota Bekasi kan di bawah Jawa Barat, gubernur turun dong urun rembuk mencari solusi. Kalau berlarut bisa mengganggu apalagi Kota Bekasi menjelang Pilkada, tidak menutup kemungkinan jadi alat politik,” ujarnya, Minggu (26/3/2017).

Hamdi meyakini konflik Gereja Santa Clara bisa diselesaikan dengan baik meskipun kasus intoleransi semacam ini sering terjadi di Bekasi. Asalkan semua pihak terkait mau berkomunikasi dan saling menghargai.

“Masyarakat Bekasi itu toleran kok, ya duduk barenglah, inikan hanya persoalan komunikasi yang tersumbat,” sarannya

Kalau musyawarah tidak mengahasilkan kesepakatan juga, menurut peraturan yang ada melalui jalur pengadilan. “Kalau gak ada kesepakatan ya PTUN,” tukasnya.

Diketahui, sekelompok umat Islam menggelar aksi demonstrasi di depan lokasi proyek Gereja Santa Clara pada Jumat (24/3/2017). Mereka melakukan itu karena kesal pembangunan, yang sempat dihentikan atas desakan umat Islam pada 2015 silam, kembali dilanjutkan.

loading...