Gus Mus Turun Gunung Kritik Keras MUI

0

TERASBINTANG.com — Kebencian umat Islam semakin meluas kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan seolah-olah sudah divonis sebagai penista agama meski proses hukumnya masih sedang berjalan di kepolisian, tidak lepas dari fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Akibat membela Ahok, Buya Syafii Maarif mendapat hujatan keras dari publik. Bahkan meme tak pantas soal Buya Syafii Ma’arif sempat dibuat secara hina dina.

Mantan Rois Syuriah Nahdhlatul Ulama (NU) KH Mustofa Bisri (Gus Mus) turun gunung dan melontarkan kritikan pedas kepada MUI. Gus Mus dengan lantang membela Buya Syafii Ma’arif, mantan Ketua PP Muhamadiyah.

“Itu gimana Buya Syafii saja didebat dan dihujat. Ilmu agama Islam Buya itu lebih tinggi dari mereka yang di MUI,” kritik Gus Mus.

Pengasuh Pondok Pesantren Roudhotul Tholibin Rembang itu mengatakan, sikap MUI semakin ngawur dan membuat umat kebingungan. Terlebih ketika MUI mengeluarkan fatwa Ahok sudah melakukan penistaan agama tanpa melihat konteks secara keseluruhan.

Gus Mus menyindir lembaga MUI dengan pernyataan yang sangat menohok.

“MUI ini sudah lama tidak jelas. Parpol, Ormas atau Lembaga Pemerintah. Tapi kok dapat APBN ya,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan Gus Mus, orang-orang di MUI tidak semua memiliki kualifikasi ilmu agama Islam secara mendalam. Bahkan beberapa pengurus MUI dinilainya tidak pantas disebut tokoh agama.

” Asal jadi pengurus MUI terus kok disebut Ulama. Juru tulis atau juru ketik seakan Ulama, terus mudah mengeluarkan fatwa dan lucunya banyak umat Islam yang mengikuti. Halal dan Haram mudah dikeluarkannya,” sindir Gus Mus

“Jangan mengatakan seseorang atau manusia bukanlah manusia padahal dirinya sendiri belum atau bahkan bukan manusia. Rakyat jelata disuruh jadi manusia, tapi mereka jadi harimau, serigala, waduh,” ujar Gus Mus.

KOMENTAR