Hati yang Terluka: Dari Bang Ozi untuk Bang Rizieq

0
Bang Rizieq, dulu kau rayu dan suruh aku menjadi “gubernur” DKI; karena daku dulu terbuai dengan rayuanmu dan “klepek-klepek” melihat jubah dan jenggotmu yang aduhai, aku pun mau menuruti kemauanmu. Masih ingatkah dirimu kalau dikau dulu yang melantik diriku menjadi “gubernur” idaman karena kau bilang si Ahok “aseng-kapir-tapir” itu tidak pantas memimpin DKI; kau pula yang mengikat janji setia di hadapan para “penghulu” agama dan massa Jakarte; dan kau pula yang berjanji membela diriku. Ya kan bang?
Tapi kini, apa yang terjadi? Kau campakkan diriku; kau lupakan diriku; kau buang diriku ke “got empang”. Habis manis sepah dibuang. Emang gue permen bang? Setelah kau tinggalkan aku, kini kau malah mengejar-ngejar ngurusi “doi” lain “pujaan hatimu” untuk kau jadikan “gubernur” lagi. Emang aku ini kau anggap apa bang? Aku kan masih gubernur? Kau kan belum “ceraikan” aku? Jadi aku ini masih “sah” menjadi “gubernur” bang. Aku ini masih ada bang kok kau anggap tiada sih? Emang gue ini kau anggap kentut apa alias “ada tapi tiada”. Kamu betul-betul tega bang membuat diriku merana. Teganya teganya teganya……
Coba abang pikir, kalau peristiwa ini menimpa dirimu? Seandainya engkau adalah aku? Seandainya Bang Rizieq adalah Bang Ozi. Apa yang engkau rasakan bang? Sakitnya tuh disini bang. Kalau abang masih punya hati, tentu hati abang akan terasa perih; kalau abang masih punya otak, tentu otak abang juga akan terasa sakit; kalau abang masih punya malu, tentu abang juga akan malu kan? Tapi herannya kenapa abang malah tertawa-tawa seolah-olah tidak pernah berdosa kepadaku. Jangan-jangan abang tidak punya semua itu…
Meski hatiku kau sakiti, saya masih berharap abang taubat, abang insaf. Meski hatiku terluka, saya masih berharap abang kembali ke “pangkuanku”. Aku masih mencintaimu bang dan aku tidak mau kau ceraikan apalagi kau “duakan”.
Dariku yang selalu mencintaimu (Bang Ozi alias KH Fahrurozi Ishak, “gubernur” DKI masa bakti tidak tahu sampai kapan).
Sumanto Al Qurtubi

KOMENTAR

loading...